Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Macan Dahan Cari Makan ke Desa, Ditangkap dan Diserahkan ke BKSDA

Petugas dan warga mengerangkeng macan dahan untuk dibawa ke BKSDA.

Petugas dan warga mengerangkeng macan dahan untuk dibawa ke BKSDA.

Mita

Rabu, 28 Maret 2018

Kepenuhan - serantauriau.news - Macan Dahan berhasil ditangkap warga Desa Muara Jaya, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rohul pada Selasa (27/3/2018).

Usai ditangkap, warga desa melapor ke polisi dan Balai Besar Konsevasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau. Macan kemudian diserahkan pada BBKSDA.

Kapolres Rokan Hulu AKBP Yusup Rahmanto langsung menyerahkan satu ekor satwa liar jenis macan dahan ini kepada BKSDA. Satwa tersebut diterima oleh Kepala Resort BKSDA Kampar, di halaman Mapolres Rohul, pada Rabu (28/3/2018).

Kapolres Rohul AKBP didampingi Kapolsek Kepenuhan Iptu Yani Marjoni dan Paur Humas, Ipda Nanang Pujiono mengungkapkan, macan dahan berhasil ditangkap oleh masyarakat saat memasuki kawasan pemukiman warga. Tepatnya di ‎rumah milik Namad, sekitar pukul 12.20 WIB.

‎"Kita menduga macan dahan ini datang dari hutan yang sudah dijadikan perkebunan sawit, mungkin mencari makan hingga memasuki pemukiman warga," imbuhnya.

Dijelaskannya, awal mula penangkapan satwa liar ini, Ucok Martin datang ke rumah Namad, dengan tujuan hendak mengambil daun sirih untuk obat. Kemudian, Ucok melihat macan, saat ia sedang duduk di bawah bangku belakang rumah Namad. Lalu ia memanggil Namad.

"Jadi Ucok mengira Bapak Namad ini memelihara harimau. Namun setelah ditanyakan ternyata Pak Namad tidak memeliharanya," terangnya.

Mendengar Ucok, Namad langsung menuju ke samping rumah dan melihat macan dahan tersebut merangkak masuk ke dalam onggokan kayu di samping sebelah kiri rumah. Yakni di kandang ayam. Namad langsung menutup pintu kandang ayam.

Setelah mengurung macan dahan di kandang ayam, diberitahu pihak desa dan Bhabinkamtibmas, yang selanjutnya diteruskan ke Kapolsek Kepenuhan.

Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Kepenuhan menghubungi petugas BBKSDA Riau, untuk mengambil macan dahan. Sambil menunggu pihak BBKSDA, warga bersama Polsek Kepenuhan membuat kerangkeng dari besi agar mudah mengevakuasi macan.

‎"Pagi ini sudah kita serahkan ke BBKSDA Riau. Kita juga berterima kasih kepada masyarakat yang tidak mengambil tindakan untuk membunuh hewan liar. Walaupun membahayakan masyarakat," ucapnya.

Sementara itu, Salman Yasir, ‎Kepala Resort BKSDA Kampar menjelaskan, setelah diterima kemudian dilakukan pengecekan kesehatan oleh dokter hewan. "Akan kita lepaskan ke habitatnya kembali," ungkap Salman. (MTA)