serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

BUMDesa Sungai Sorik Andalkan Wisata Danau Timbang Bunga Pengantin

Kades Sariono dan harapan usaha BUMDesa Aur Kuning Sungai Sorik mengelola Wisata Danau Timbang Bunga Pengatin. (Foto: Dok serantauriau.news)

Kades Sariono dan harapan usaha BUMDesa Aur Kuning Sungai Sorik mengelola Wisata Danau Timbang Bunga Pengatin. (Foto: Dok serantauriau.news)

Irwan S Benai

Rabu, 11 April 2018

Telukkuantan - serantauriau.new -  Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) Aur Kuning Desa Sungai Sorik mengandalkan Wisata Danau Timbang Bunga Pengantin sebagai bentuk usaha. Pada tahun 2018 ini Sungai Sorik akan meluncurkan wisata yang dikelola melalui dana desa.

Hal itu dikatakan Kepala Desa Sungai Sorik Sariono, Selasa (10/4) saat berbincang dengan wartawan di Baserah.

Menurut Kepala Desa Sungai Sorik, hal ini merupakan tekad bersama melalui Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) tahun 2017 lalu yang dilaksanakan pada tahun 2018 ini.

"Insyaallah jika ini bisa dikelola dengan baik, ke depan akan memberikan kesejahteraan terhadap masyarakat khususnya Desa Sungai Sorik," tutur Sariono.

Ke depan, kata kepala desa yang akrab disapa Ono itu, dirinya selaku pimpinan desa tersebut akan memberikan atau memberangkatkan pelatihan pengelolaan BUMDesa ke tempat yang dianggap sudah layak dan cocok dengan daerah kita.

"Agar BUMDesa ini bisa dikelola dengan baik, dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat tentunya. Besar harapan kita, dengan adanya hal ini bisa membantu membuka peluang pekerjaan bagi masyarakat khususnya Sungai Sorik," kata Sariono.

Kades Sungai Sorik menyebutkan, Wisata Danau Timbang Bunga Pengantin adalah satu-satunya tempat wisata yang dikelola dengan BUMDesa melalui Dana Desa 2018 di Kecamatan Kuantan Hilir Seberang (KHS) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Untuk setiap orang atau pengunjung nantinya akan dikenakan biaya Rp 20.000 untuk per 30 menit bagi yang menggunakan permainan atau fasilitas yang disediakan," papar Sariono.(ISB)