Kemerdekaan itu adalah situasi di mana kita terlepas dari cengkraman penjajahan bangsa lain secara ekonomi dan politik. Jangan hanya teriak merdeka, bila kita masih terjajah.  Dengan semangat 45: Dirgahayu Kemerdekaan RI ! Semoga kita menjadi bangsa berdaulat, sejahtera secara utuh dan menyeluruh, berjalan dengan kepala tegak di atas kaki sendiri. Insyaallah. #BerkaryaNegeriMaju

Bupati Kampar Dukung Desa Gajah Bertalut Jadi Wilayah Hutan Adat

Senyum sumringah Desi Anwar dari CNN TV Indonesia ketika menelusuri panorama indah Sungai Subayang bersama Bupati Azis Zaenal dan Wabup Catur Sugeng Susanto. (Foto: Dok Humas Setda Kampar)

Senyum sumringah Desi Anwar dari CNN TV Indonesia ketika menelusuri panorama indah Sungai Subayang bersama Bupati Azis Zaenal dan Wabup Catur Sugeng Susanto. (Foto: Dok Humas Setda Kampar)

Adi Pradana

Rabu, 18 April 2018

Gajahbertalut - serantauriau.news - Bupati Kampar H Azis Zaenal SH MM mengatakan sangat mendukung Desa Gajah Bertalut menjadi model atau percontohan Wilayah Hutan Adat dalam kawasan Hutan Margasatwa Timbang Baling melalui Kementerian Kehutanan dan World Resources Institute.

Hal tersebut dikatakan Bupati Kampar pada wawancara dengan Televisi CNN Indonesia pada tapping program Insert With Desi Anwar yang mengambil lokasi di Desa Gajah Bertalut, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Rabu (18/4/2018)

Dalam menelusuri Sungai Subayang serta meninjau hutan adat tersebut Bupati Kampar didampingi Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto SH, Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Kampar Ir Azwan MSi, Region Manager WRI, Konselor Norwaygia Oyvind Dahl, Camat Kampar Kiri Hulu Tommy Fernandes STTP MSi, Kabag Protokol dan Humas Setda Kampar M Farid Ridha SSTP MSi, Kades se-Kecamatan Kampar Kiri Hulu, serta Crew CNN TV.

Bupati menjadi narasumber bersama Khalifah Kenegerian Batu Sanggan Datuk Godang memenuhi undangan CNN TV Indonesia yang bekerjasama dengan World Resouces Institute (WRI) 

Bupati Kampar mengatakan sangat mendukung wilayah Kenegerian Batu Sanggan ini dijadikan model atau percontohan dalam proses Hutan Adat Kenegerian Batu Sanggan yang nantinya diharapkan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Perda tentang Hutan Adat itu nantinya akan kita proses secepatnya, artinya Perda tersebut akan kita kaji terlebih dahulu, ada ketatanegaraannya dan lainnya sehingga komprehensif. Perda itu nantinya tidak tari ulur waktunya,” papar Azis.

Dikatakannya, sebenarnya kajian Perda ini sudah dimulai sejak lama. Artinya kita sudah menerima masukan cukup banyak, tinggal nanti bagaimana kita memutuskan bersama ini seperti apa antara pihak pemerintah dengan pihak adat sehingga begitu Perda kita selesaikan, semuanya nantinya akan terakomodir.

“Yang paling penting, hutan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat tanpa mengganggu habitat yang ada di dalamnya bahkan masyarakat dapat mengawasi kelestarian hutan tersebut.” ucap Bupati Kampar.

Kenegerian Gajah Bertalut ini akan diusulkan menjadi hutan adat dengan luas 4.414 dengan rincian hutan karet 2.269 heaktar, imbo gano/hutan larangan adat 963 heaktar, imbo pemanfaatan 463, imbo cadangan 684 hektar, permukiman 21 heaktar.

Bupati Kampar juga menjelaskan untuk percepatan terbitnya Perda tersebut Pemerintah Kabupaten Kampar akan memnyusun RTRW terlebih dahulu yang nantinya dituangkan dalam Perda sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Bupati berharap dengan adanya RTRW nanti tidak ada lagi daerah yang terisolir. Jalan antara desa dengan desa sudah terhubung sampai kecamatan dan seterusnya.

Selanjutnya Bupati Kampar menghimbau kepada masyarakat harus sadar untuk menjaga dan melestarikan hutan dan bisa memanfaatkan dengan caranya nanti diatur di perda agar hutan dimanfaatkan untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara itu Datuk Godang Kenegerian Batu Sanggan sangat mengharapkan Perda tersebut segera dibuat agar masyarakat dapat memanfaatkan hutan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Tujuan kita mendesak agar dibuat Perda bukan untuk menebang hutan, tapi ada beberapa dari hutan yang bisa dimanfaatkan, misalnya menjadikan sebagai kawasan wisata dan lainya yang tidak melanggar aturan dan perundang--undangan," jelasnya.

Direktur sekaligus ancour senior CNN Indonesia TV Desi Anwar berterima kasih kepada Pemkab Kampar terutama Bupati H Azis Zaenal dan Datuk Godang yang telah bersedia menjadi narasumber, sekaligus keramahtamahan masyarakat Desa Gajah Bertalut dalam menyambut Tim dari CNN Indonesia. 

Dalam perjalaan menyelusuri Sungai Subayang dari Desa Gema menuju Gajah Bertaluk Desi sangat kagum atas keindahan Sungai Subayang maupun hutan yang masih asri di sepanjang aliran sungai. "Terima kasih atas sambutan dan jamuan makan siang dengan menu ala kampung serta durian yang sangat lezat," ucapnya.(APD)