serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Tengah Malam, Pemuda Broken Home Ini Panjat Tower Ingin Bunuh Diri

Karena orangtuanya bercerai, pemuda ini kalap melakukan percobaan bunuh diri dengan memanjat Tower Telkomsel, Polisi dan warga pun bertindak cepat. (Foto: Humas Polres Kuansing)

Karena orangtuanya bercerai, pemuda ini kalap melakukan percobaan bunuh diri dengan memanjat Tower Telkomsel, Polisi dan warga pun bertindak cepat. (Foto: Humas Polres Kuansing)

Irwan S Benai

Rabu, 25 April 2018

Telukkuantan - serantauriau.news - Kecewa karena orangtuanya bercerai, seorang pemuda asal Airmolek, Inhu, YP (23), panjat tower Telkomsel di Dusun Beringin Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah, tepatnya di belakang SMPN 2 Telukkluantan.

Warga sekitar yang heboh akibat usaha bunuh diri pemuda ini, berteriak meminta agar ia segera turun, Rabu (25/4/2018) pukul 00.15 WIB. Permintaan warga tak dihiraukan olehnya yang kelihatan termenung tak karuan.

Warga kemudian menghubungi Polsek Kuantan Tengah. Personel Polsek dipimpin Kapolsek Kuantan Tengah Kompol H Jasmadi SH dan Kanit Reskrim Iptu Liston Sihombing SH MH serta personel dari Polres Kuansing turun ke lokasi. Polisi juga mencoba membujuk buruh bangunan ini untuk segera turun. Tapi tetap tak kunjung dihiraukan.

Hingga tante YP, LS (38) akhirnya datang pada pukul 01.15 WIB, menuju tower. Sang tante, warga yang tinggal di sekitar bundaran Simpang Tiga Kecamatan Kuantan Tengah itu mencoba merayu keponakannya segera turun, menggunakan pengeras suara di SMPN 2.

Sekitar 45 menit panjat tower setinggi 100 meter itu, YP baru mau turun. Selanjutnya pemuda ini dibawa ke Mapolsek Kuantan Tengah untuk dimintai keterangan. Sekitar pukul 02.40 WIB, YP diserahkan dan dibawa pulang oleh keluarganya, dalam keadaan sehat. Lalu dibuatkan berita acara serah terima yang ditandatangani keluarga.

Dari hasil interogasi oleh Kanit Rekrim Polsek Kuantan Tengah, pemuda ini mau bunuh diri karena masalah perceraian orangtuanya. Ayahnya juga selalu menyuruh pulang, mengancam bila tidak pulang ke rumah ayahnya di Airmolek, maka pemuda ini tidak akan mendapat harta warisan.

Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto SIK SH melalui Kepala Humas Polres Kuansing AKP G Lumban Toruan, Rabu (25/4/2018) membenarkan adanya kejadian ini. "Mulanya pada pukul 12.00 WIB tengah malam, didapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang lelaki menuju tower Telkomsel dan meninggalkan Suzuki FU tanpa nomor polisi miliknya di luar pagar tower. Selanjutnya warga yang melihat mengejar lelaki itu. Namun sudah tidak terlihat lagi," jelasnya.

Kemudian masyarakat sekitar, lanjutnya, Rigon mendengar suara orang dari atas tower. Saksi Rigon beserta masyarakat lainnya sekitar 20 orang mencoba menyuruh pemuda itu turun dari tower. Namun pemuda ini semakin naik ke ujung tower. (ISB/FB)