serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Ditemukan di Muaralembu, Sekoci Kapal Peniggalan Belanda Ratusan Tahun Silam

Sekoci peninggalan sejarah yang terkubur ratusan tahun ini akan menjadi monumen bersejarah dan magnet pariwisata di Tepian Pantai Muaralembu. (Foto: Afrizal)

Sekoci peninggalan sejarah yang terkubur ratusan tahun ini akan menjadi monumen bersejarah dan magnet pariwisata di Tepian Pantai Muaralembu. (Foto: Afrizal)

Afrizal

Ahad, 06 Mei 2018

Muaralembu - serantauriau.news - Beginilah bentuk sekoci atau perahu darurat dari kapal peninggalan Belanda, sejak ratusan tahun silam. Sekoci yang sudah lama tertimbun gundukan tanah itu barada di Kelurahan Muaralembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuansing.

Sejak semula, sekoci ini sudah diketahui keberadaannya oleh para tetua negeri secara turun-temurun. Sampai-sampai lokasi terkuburnya peninggalan bersejarah itu mereka namai dengan Lubuksekoci.

Menurut sahibul hikayat, dulunya ada sejumlah kapal penjajah Belanda yang menambang emas di Antau Singingi ini. Rupanya ada satu kapal besar yang memiliki dua sekoci kandas dan tertabun di kawasan yang belakangan mereka sebut Lubuksekoci itu.

Kapal besar penambang emas itu telah lebih dulu binasa karena dimutilasi oleh sejumlah penduduk, meteka jadikan besi tua kiloan. Begitu juga dengan nasib sekoci satunya lagi yang sudah punah-ranah.

Seperti tampak pada gambar di atas, ini adalah sekoci pasangan yang tersisa.

Sekoci peninggalan bersejarah itu telah dibongkar dari lokasi semula oleh pemuda tempatan yang diketuai oleh Dalpri. Mereka mengajukan bantuan kepada PT RAPP Sektor Singingi untuk mengangkat benda peninggalan sejarah itu.

Atas inisiatif para pemuda pula, sekoci yang terbuat dari baja murni atai golongan logam berat itu dipindahkan ke Tepian Pantai Muaralembu. "Di lokasi itu nanti akan dibuat monumen bersejarah," ungkap Lurah Muaralembu Jon Hendri kepada serantauriau.news.

Pernyataan lurah ini cukup beralasan. Apalagi Tepian Pantai Muaralembu itu merupakan kawasan objek wisata yang dilirik wisatawan lokal dan mancanegara. Karena lokasinya yang berhadapan dengan Panorama Bukik Cokiek nan indah-menawan.(AFR)