serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Bupati Mursini Canangkan Gernas Baku Tingkat Kabupaten Kuansing

Bupati Mursini disaksikan Sekda dan Kepala OPD serta Anak PAUD, mencanangan Gemas PAUD di Lapangan Limuno. (Foto: Humas Setda Kuansing)

Bupati Mursini disaksikan Sekda dan Kepala OPD serta Anak PAUD, mencanangan Gemas PAUD di Lapangan Limuno. (Foto: Humas Setda Kuansing)

Irwan S Benai

Senin, 07 Mei 2018

Telukkuantan - serantauriau.news -  Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini MSi mencanangkan Gerakan Nasional Membacakan Buku (Gernas Baku) terhadap anak usia dini tingkat Kabupaten Kuansing. Gernas Baku ini pada 5 Mei 2018 juga dicanangkan secara nasional.

Hadir pada pencanangan yang dipusatkan di Balai Limono Telukkuantan tersebut Sekda Dianto Mampanini, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Azhar Ali,  Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga Jupirman, Ketua Himpaudi Kuansing Yuni Warti Halim, Kabag Humas dan Protokoler Muradi dan murid Paud serta TK se-Kecamatan Kuantan Tengah.

Bupati Kuansing menyebutkan Gernas Baku merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pendidikan anak usia dini, kata Mursini, merupakan pendidikan yang sangat mendasar dan strategis dalam membangun sumber daya manusia. Karena masa usia dini merupakan periode emas bagi perkembangan anak untuk memperoleh pendidikan.

Periode tersebut, lanjut bupati, saat yang paling berharga bagi anak untuk mengenali fakta di lingkungan dan membantu perkembangan kepribadian dan sosial emosional anak.

"Masa emas itu hanya datang satu kali yang dimulai dari usia nol sampai enam tahun, yang sekarang kita sebut pendidikan anak usia dini. Maka janganlah kita sia-siakan masa tersebut," ujar Mursini mengingatkan.

Dikatakannya, Gernas Baku merupakan gerakan mendukung inisiatif dan peran keluarga dalam meningkatkan peran dan minat baca anak melalui pembiasaan di rumah, di lingkungan pendidikan dan di masyarakat.

Melalui Gernas Baku diharapkan anak Indonesia akan mau membaca dibandingkan menonton televisi, main game, handphone, atau sejenisnya yang disebut gadget.

"Karena itu saya menghimbau kepada orangtua untuk meluangkan waktu membacakan buku untuk anak sesuai dengan perkembangan anak kita," ajak bupati kembali mengingatkan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kuansing Jupirman menambahkan, begitu pentingnya pendidikan terhadap anak usia dini telah diatur melalui UU No 20 Tahun 2003 Bab 1 ayat 1 tentang pendidikan nasional menyatakan bahwa pendidikan anak usia dini adalah satu upaya pembinaan yang ditujukan kepada anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun.

Kontribusi ayah bunda dalam hal ini sangat penting perannya untuk menumbuhkan minat baca anak. "Kontribusi ayah bunda dalam pengasuhan dapat mendekatkan hubungan antara orangtua dan anak-anak yang dimulai sejak dini," ujar Jupirman.

Sementara itu Ketua Himpaudi Kuansing Yuni Warti Halim menambahkan dengan banyak membaca, dapat membuka jendela dunia karena dengan membaca akan memperluas wawasan, meningkatkan daya pikir dan kemampuan seseorang. "Karena orang yang banyak membaca ilmunya akan lebih tinggi dan pengetahuannya akan lebih luas," ungkapnya.

Di akhir acara Gernas Baku, bupati dan rombongan menyanyikan lagu bersama dengan ratusan anak PAUD dan TK yang inti dari lagu tersebut adalah bagaimana cara atau peran orangtua dalam mengajak atau membibing anak dalam membaca buku secara bersama-sama.(ISB/RLS)