serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Sampan Astroboy Bang Doyok Juarai Pacu Sampan Sungai Sorik

Kemeriahan rutin berupa iven Pacu Sampan di Danau Sungai Sorik menandai acara Khatam Quran.

Kemeriahan rutin berupa iven Pacu Sampan di Danau Sungai Sorik menandai acara Khatam Quran.

Ikhsan Fitra

Ahad, 24 Desember 2017

Sungai Sorik - serantauriau.news - Sebanyak 111 buah sampan mini bermuatan dua pendayung berpacu menjadi yang tercepat di tepian Danau Timbang Bunga Pengantin, Sungai Sorik, Kecamatan Kuantan Hilir Seberang.  

Tidak saja dari Kecamatan Kuantan Hilir Seberang, tetapi juga diikuti sampan dari Kecamatan Pucuk Rantau, Kecamatan Kuantan Mudik, Kecamatan Singingi Hilir bahkan dari Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu.

Sariono, Kepala Desa Sungai Sorik kepada serantauriau.news menuturkan, pelaksanaan iven ini merupakan tahun ke sembilan untuk menyemarakkan acara Khatam Quran. "Ini merupakan agenda tahunan yang kita laksanakan sebagai wujud melestarikan tradisi nenek moyang secara turun-temurun. Alhamdulillah dari tahun ke tahun jumlah peserta yang ikut semakin meningkat" ujarnya.

Lebih lanjut Sariono menjelaskan, melihat sulitnya bahan baku kayu untuk pembuatan sampan ini maka diputuskan untuk muatan 2 orang pendayung. "Sebelumnya pacu sampan ini diisi oleh 5 orang pendayung tetapi karena kita melihat sulitnya bahan baku sampan ini kita putuskan untuk dua orang pendayung saja," sambungnya.

Meskipun pemacu sampan ini hanya diisi dua orang pendayung tetapi animo masyarakat untuk menyaksikan iven ini cukup tinggi. Ratusan  orang tampak memadati tepian danau ini dan bersorak memberikan dukungan terhadap sampan andalan mereka.   

Pacu ini berjarak 300 meter dengan pancang finish di depan Balai Pertemuan Desa Sungai Sorik yang berada di zona larangan yang yang dijadikan sebagai tribune hakim.

Sampan Astroboy Bang Doyok dari Desa Pulau Kulur keluar sebagai juara 1 dan berhak atas piala tetap dan uang tunai Rp. 500.000, -  sedangkan juara dua diraih sampan Alam Bagontar dari Pulau Beralo dan berhak atas paiala tetap dan uang tunai Rp. 400.000, juara III diraih sampan Ghalo Ghalo dan berhak atas piala tetap dan uang tunai Rp.300.000, juara empat diraih sampan Arjuna Perabot dari Pulau Beralo dan berhak mendapatkan piala tetap dan uang tunai Rp.200.000 dan peringkat kelima diraih sampan Kilek Limbayung dari Desa Tanjung Putus dan berhak atas piala tetap dan uang tunai Rp. 100.000.

Selain pacu sampan, khatam quran ini juga disemarakkan dengan panjat pinang, hiburan randai, salung dangdut dan kayat.(IFM)