serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Balimau Kasai Muaraembu Jadikan Even Pariwisata Kuansing

Bupati siramkan air kebahagian kepada beberapa anak laki-laki sebagai tanda dimulainya ritual Balimau Kasai di Muaralembu. (Foto: Hms Setda Kuansing)

Bupati siramkan air kebahagian kepada beberapa anak laki-laki sebagai tanda dimulainya ritual Balimau Kasai di Muaralembu. (Foto: Hms Setda Kuansing)

Irwan S Benai

Rabu, 16 Mei 2018

Muaralembu - serantauriau.news - Mandi Balimau Kasai Muaralembu Kecamatan Singingi, yang dilaksanakan setiap tahun menjelang masuknya puasa Ramadan setiap tahunnya, diharapkan bisa menjadi objek wisata andalan bagi Kabupaten Kuansing.

Hal itu disampaikan Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi ketika menghadiri acara Mandi Balimau Kasai di Tepian Sungai Singingi Kelurahan Muara Lembu, Rabu (16/5/2018). Turut hadir pada acara tersebut Wakil Bupati H.Halim, Kapolres AKBP. Fibri Karpiananto SIK SH dan beberapa kepala OPD seperti Marwan, SPd, Irwandi, Burhanuddin, Kabag Humas dan Protokoler Drs Muradi MSi, dan Kabag Umum M Saleh.

Bupati Mursini menyebutkan, sama halnya dengan even Pacu Jalur atau Parahu Baganduang di Lubukjambi, Kecamatan Kuantan Mudik, kegiatan mandi balimau kasai di Muaralembu ini juga ramai dikunjungi masyarakat. Apalagi kegiatan ini ditambah dengan kegiatan olahraga motocross sehingga mampu menyedot pengunjung hingga ratusan bahkan ribuan orang.

Untuk menjaga suasana mandi balimau kasai di Muaralembu ini berjalan dengan nyaman, Bupati Mursini mengharapkan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan sungai sehingga air tidak menjadi tercemar dan keruh saat masyarakat mandi di sungai dan melakukan aktivitas mandi balimau kasai.

"Saya minta masyarakat untuk menjaga keasrian dan kebersihan sungai terutama dari rusaknya lingkungan akibat adanya penebangan liar dan penambangan liar yang berdampak terhadap kebersihan dan kejernihan air sungai. Apalagi dampaknya bagi anak cucu tidak berimbang dengan hasil yang diperoleh dari aktivitas pengrusakan lingkungan tersebut," sebut Bupati Mursini.

Terakhir Bupati Mursini menyampaikan permohonan maaf atas nama keluarga dan pemerintah Kabupaten Kuansing  kepada seluruh masyarakat khususnya Muaralembu, Kecamatan Singingi dan Kuansing umumnya, karena kita sudah memasuki bulan suci Ramadan.

Selesai acara seremonial pembukaan balimau kasai, bupati dan rombongan menuju tepian Sungai Singingi untuk melaksanakan ritual balimau kasai dengan cara memandikan beberapa orang anak laki-laki dengan cara menyiramkan air ke bagian kepala dan tubuh anak-anak tersebut. Selepas itu bupati dan rombongan melanjutkan melepas olahraga motor cross yang lokasinya juga di tepi Sungai Singingi Muaralembu dekat dengan acara balimau kasai.(USB/RLS)