Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Jangan Kaitkan Teroris dengan Agama Apapun, Semua Agama Ajarkan Kebaikan dan Kasih Sayang

Kapolri Jenderal Pol Prof M Tito Karnavian PhD. (Foto: Dok Hms Polres Kampar)

Kapolri Jenderal Pol Prof M Tito Karnavian PhD. (Foto: Dok Hms Polres Kampar)

Iptu Deni Yusra

Jumat, 18 Mei 2018

Siaran Pers Humas Polres Kampar, Iptu Deni Yusra

Pasca terjadinya serangkaian serangan kelompok teroris ke beberapa gereja dan markas Kepolisian, Jajaran Kepolisian saat ini meningkatkan kesiapsiagaan dan pengamanan di setiap markas maupun tempat-tempat tertentu lainnya.

Ketatnya penjagaan di setiap Markas Kepolisian ini tentunya agak mengganggu kenyamanan masyarakat yang berkunjung atau berurusan di Kantor Kepolisian, namun hal ini hendaknya juga dapat dipahami oleh masyarakat bahwa semua ini hanya untuk kebaikan bersama agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dengan kesiapsiagaan aparat yang lebih baik.

Menyikapi situasi saat ini, diharapkan masyarakat tidak mudah percaya dengan isu dan informasi yang diterima maupun upaya provokasi. Apalagi bila informasi tersebut didapatkan dari media sosial yang tidak jelas sumber maupun kebenarannya.

Percayalah bahwa petugas keamanan masih solid dan sanggup mengatasi keadaaan serta mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Negara tidak boleh kalah oleh sekelompok kecil orang yang ingin mengacaukan situasi dan membuat kegaduhan dengan perbuatan teror.

Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian dalam sebuah wawancara yang diadakan salah satu televisi nasional beberapa waktu lalu menyampaikan, Jangan kaitkan terorisme dengan agama apapun, karena pada hakekatnya semua agama mengajarkan tentang kebaikan dan kasih sayang.

Tidak ada agama yang mengajarkan perbuatan kekerasan apalagi membunuh orang kecuali dalam keadaan perang. Bahkan dalam situasi perang pun ibu-ibu dan anak-anak tidak boleh dijadikan sasaran, jadi bagaimana mungkin kalau agama dibawa-bawa untuk alasan pembenaran terorisme.

Kita punya pengalaman pernah menghadapi beberapa situasi yang jauh lebih besar dan dapat kita atasi dengan baik, untuk itu dihimbau masyarakat tetap tenang dan ikut berpartisipasi dalam mewujudkan keamanan dan ketentraman masyarakat, 

Sekali lagi diingatkan jangan mudah percaya dengan informasi atau isu yang tidak jelas serta tidak terhasut atau terprovokasi dengan informasi yang sengaja dibuat orang-orang tidak bertanggung jawab yang ingin mengacaukan keadaan.

Semoga bangsa Indonesia yang kita cintai ini selalu dalam lindungan Allah SWT dan dijauhkan dari segala hal-hal mengganggu keamanan, kerukunan dan ketenteraman masyarakat dan bangsa.***