Media Online serantauriau.news mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah. Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita kembali kepada fitrah yang dirahmati dan diampuni dosa-dosanya, dilipatgandakan pahalanya, dan menjadi insan yang taqwa.***

Presiden Resmikan Kawasan Pesantren Modern Terpadu Prof DR Hamka II

Presiden bersama Mendikbud, Gubernur Sumbar dan Buya Syafii Maarif menekan sieine tanda diresmikannya Pesantren Moderen Terpadu Prof DR Hamka II di Padang. (Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

Presiden bersama Mendikbud, Gubernur Sumbar dan Buya Syafii Maarif menekan sieine tanda diresmikannya Pesantren Moderen Terpadu Prof DR Hamka II di Padang. (Foto: Laily Rachev/Biro Pers Setpres)

Adi Pradana

Selasa, 22 Mei 2018

Padang - serantauriau.news - Presiden Joko Widodo meresmikan kawasan Pesantren Moderen Terpadu (PMT) Prof DR Hamka II di Kota Padang, Senin (21/5/2018). Kawasan PMT Prof Dr Hamka II yang diresmikan terdiri dari gedung sekolah SMP, SMA, rumah susun, dan Masjid Hj Yuliana.

Presiden tiba di PMT yang terletak di Jalan Bypass Km. 15, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang sekitar pukul 13.15 WIB. Presiden yang mengenakan peci hitam dan jas berwarna biru kemudian berjalan kaki menuju tempat acara peresmian.

Dalam sambutannya, Presiden memuji ketokohan Buya Hamka. Menurut dia, Buya Hamka adalah tokoh besar Islam bagi masyarakat Minang, masyarakat Indonesia, dan bahkan mancanegara.

"Almarhum Buya Hamka adalah tokoh ulama yang dihormati, sastrawan besar, sejarawan yang disegani dan tokoh yang menaruh perhatian besar kepada pendidikan, ilmu pengetahuan, terhadap generasi muda kita, generasi Indonesia," tutur presiden.

Pesantren Modern Terpadu Prof DR Hamka ini, kata presiden, adalah bukti nyata bahwa cita-cita Buya Hamka telah berhasil menembus waktu dan generasi.

"Dimulai dengan kesederhanaan, sampai sekarang akhirnya kita meresmikan gedung unit sekolah baru SMP, SMA, rusun dan juga masjid Hj Yuliana," lanjutnya.

"Harapan kita semuanya adalah agar Pesantren Modern Terpadu Prof DR Hamka ini terus menjadi ladang subur bertumbuhnya santri yang berakhlak mulia, yang akhlaqul karimah, yang tangguh dan ulet yang selalu bersikap optimis, dan yang akan membawa Indonesia menjadi negara yang _baldatun toyyibatun wa robbun ghofur_," ujar Kepala Negara.

Peresmian kawasan PMT ini ditandai dengan pembunyian sirine secara langsung oleh Presiden Jokowi. Presiden juga menandatangani prasasti sebagai tanda peresmian gedung sekolah SMP, SMA, dan rumah susun PMT Prof DR Hamka II.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Presiden mengucapkan sebuah kutipan Buya Hamka, 'Kemunduran negara tidak akan terjadi kalau tidak kemunduran budi dan kekusutan jiwa'. Kutipan ini adalah kutipan Buya Hamka dalam bukunya yang berjudul 'Dari Lembah Cita-Cita'.

Turut hadir dalam acara peresmian PMT ini adalah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofyan Djalil, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Archandra Tahar, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, dan Ketua Pembina Yayasan Wawasan Islam Indonesia Ahmad Syafii Maarif.(APD)

 

Sumber: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.