Media Online serantauriau.news mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah. Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita kembali kepada fitrah yang dirahmati dan diampuni dosa-dosanya, dilipatgandakan pahalanya, dan menjadi insan yang taqwa.***

Polda Metro Jaya Gelar Perkara Pengancam Jokowi

Orangtua RJ, anak di bawah umur yang disangkakan kasus pengancaman penembak Presiden Jokowi, sudah minta maaf atad kesalahan anaknya. (Foto: Ist)

Orangtua RJ, anak di bawah umur yang disangkakan kasus pengancaman penembak Presiden Jokowi, sudah minta maaf atad kesalahan anaknya. (Foto: Ist)

Fitri Burhan

Ahad, 27 Mei 2018

Jakarta - serantauriau.news - Senin (28/5/2018), Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya menggelar perkara kasus pengancaman penembak Presiden Jokowi.

Pelaku ternyata seorang anak sekolah yang masih 16 tahun berinisial RJ.

Kadubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Jerry Siagian menjelaskan, video pengancaman dibuat bocah di bawah umur tersebut, ternyata dibuat di sekolahnya yang terletak di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Video yang berdurasi 19 detik itu direkam pada Februari 2018 lalu.                                    

RJ resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengancaman terhadap Jokowi. Meski sudah berstatus tersangka, polisi tak melakukan penahanan terhadap RJ selama proses penyidikan kasus.

"RJ akan dititipkan di Panti Sosial Marsudi Putra milik Kementerian Sosial di Cipayung Jakarta Timur," Atas perbuatannya, RJ dijerat Pasal 27 ayat 4 Juncto pasal 45 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, ancaman hukuman pidana enam tahun penjara. (FB/RLS)