Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Presiden: Pemerintah Terus Berkoordinasi dengan BI Stabilkan Rupiah

Walaupun itu tugas utama BI, namun Presiden Joko Widodo kepada pers menyatakan, melalui Kementerian Ekonomi dan pada ranah pemerintah turut memback up upaya menstabilkan nilai tukar rupiah. (Foto: Biro Pers Setpres)

Walaupun itu tugas utama BI, namun Presiden Joko Widodo kepada pers menyatakan, melalui Kementerian Ekonomi dan pada ranah pemerintah turut memback up upaya menstabilkan nilai tukar rupiah. (Foto: Biro Pers Setpres)

Adi Pradana

Rabu, 30 Mei 2018

Jakarta - serantauriau.news - Presiden Joko Widodo menyambut baik penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

”Kita harapkan dengan kebijakan-kebijakan moneter yang telah diantispasi dan dilakukan oleh BI, saya kira (penguatan nilai tukar) sangat baik," kata Presiden kepada jurnalis setelah menghadiri Penutupan Pengkajian Ramadan 1439 H Pimpinan Pusat Muhammadiyah tahun 2018 di Kampus Universitas Muhammadiyah Prof DR Hamka (UHAMKA), Selasa (29/5/2018).

Salah satu kebijakan yang dilakukan BI tersebut adalah menaikkan suku bunga acuan (BI 7-day Reverse Repo Rate/BI7DRRR) sebesar 25 basis poins (bps) menjadi 4,50 persen, suku bunga Deposit Facility sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen, dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 bps menjadi 5,25 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Mei 2018 lalu dan berlaku efektif sejak 18 Mei 2018.

Untuk membantu BI mengendalikan nilai tukar rupiah, presiden pun memerintahkan kementerian terkait untuk menyiapkan langkah-langkah konkret di ranah pemerintah.

"Dan saya selalu memerintahkan kepada Menko Ekonomi, Menkeu untuk menyiapkan langkah-langkah yang memang ada di wilayah pemerintah yang konkret, yang _real_ agar bisa juga ikut membantu BI dalam mengendalikan rupiah," lanjutnya.

Presiden juga mengatakan bahwa pelemahan nilai tukar terhadap dolar AS tidak hanya dialami oleh rupiah dan merupakan suatu fenomena global.

"Ini fenomena global. Semua negara mengalami," ucapnya.(APD)

 

Sumber: Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.