Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Inflasi Riau Mei 2018 Luar Biasa Rendah

Kepala BPS Riau menjelaskan inflasi Riau bulan Mei kepada pers.(Foto: Fitri Burhan)

Kepala BPS Riau menjelaskan inflasi Riau bulan Mei kepada pers.(Foto: Fitri Burhan)

Fitri Burhan

Senin, 04 Juni 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Mei 2018 lalu, Provinsi Riau mengalami inflasi sebesar 0,02 persen 

dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) 134,84.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Ir Aden Gultom MM, Senin (4/6/2018) saat menyampaikan  berita resmi statistik mengenai perkembangan indeks harga konsumen (inflasi/deflasi) di kantor DPRD Riau memaparkan hal itu.

"Luar biasa kali ini, inflasi Riau rendah. Hanya 0,02 persen. Padahal sekarang sudah pertengahan Bulan Ramadan," sebut Aden.

"Biasanya pada tahun-tahun sebelumnya, di Bulan Ramadan angka inflasin lebih tinggi dari angka inflasi Mei 2018 ini," terangnya.

Dilanjutkan Aden, inflasi Riau Mei 2018 terjadi karena adanya kenaikan harga pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,40 persen, kelompok sandang sebesar 0,11 persen dan kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,06. Namun tiga kelompok pengeluaran lainnya mengalami deflasi, di mana deflasi tertinggi terjadi pada kelompok bahan makanan sebesar 0,28 persen, diikuti kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,06 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,03 persen.

Untuk harga pada kelompok perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar mengalami deflasi sebesar 0,001 persen.

"Komoditas yang memberikan andil terjadinya inflasi di Riau antara lain daging ayam ras, rokok kretek filter, telur ayam ras, ayam hidup, tomat sayur, jeruk, daging sapi, angkutan udara," paparnya.

Sementara itu, komoditas yang memberikan andil deflasi antara lain cabai merah, bawang merah, bawang putih, cabai rawit, cabai hijau dan jengkol.

Untuk Inflasi Tahun Kalender, tambah Aden, sebesar 1,06 persen dan Inflasi Year on Year (Mei 2018 terhadap Mei 2017) sebesar 3,48 persen.

"Dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, dua kota mengalami inflasi, yakni Tembilahan sebesar 0,23 persen dan 

Dumai sebesar 0,16 persen. Sedangkan Pekanbaru mengalami deflasi sebesar 0,02 persen," ulasnya. (FB)