serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Pemakai Narkoba di Teratak Airhitam Kuansing Tunggang Langgang Dikejar Petugas

Pelaku pengedar dan pemakai sabu yang dengan kejat-kejaran ditangkap dan diamankan dengan barang bukti. (Foto: Hms Polres Kuansing)

Pelaku pengedar dan pemakai sabu yang dengan kejat-kejaran ditangkap dan diamankan dengan barang bukti. (Foto: Hms Polres Kuansing)

Irwan S Benai

Sabtu, 30 Juni 2018

Sentajo - serantauriau.news - Dua lelaki diduga pemakai sabu-sabu dan ekstasi diciduk polisi, Kamis (28/6/2018) pukul 23.30 WIB.

Keduanya langsung diamankan petugas Satres Narkoba ke Mapolres Kuansing. Namun perjuangan petugas menangkap keduanya tidaklah mudah. Sebab, dua tersangka sempat kejar-kejaran dengan petugas, di mana keduanya lari tunggang langgang karena takut ditangkap.

Kedua tersangka yang diamankan berinisial AA (32), warga Desa Teratak Airhitam, Kecamatan Sentajo Raya Kabupaten Kuansing dan Ap (37), warga Desa Kampung Baru Sentajo, Kecamatan Sentajo Raya.

Awal penangkapan, pada Kamis (28/6/2018) pukul 21.30 WIB, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Kuansing telah mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada peredaran gelap narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi di wilayah Sentajo Raya.

Selanjutnya dilaporkan kepada Kasatres Narkoba AKP Adi Pranyoto SH MH, atas perintah Kasatres Narkoba maka Tim Opsnal melakukan lidik di lapangan. Pukul 23.30 WIB ditangkap dua laki-laki sedang berada di belakang warung di Desa Teratak Airhitam. Kedua terduga mencoba melarikan diri lalu dikejar dan tertangkap.

Ketika dilakukan penggeledahan terhadap terduga AA, ditemukan satu paket sedang dalam plastik bening berisikan butiran putih yang diduga  narkotika jenis sabu. Barang haram itu berada dalam kantong celana sebelah kanan tersangka.

Petugas juga melakukan pencarian di tempat lain yang diduga disimpan oleh terduga AA. Ternyata ditemukan setengah butir pil ekstasi dan satu unit timbangan serta satu bungkus plastik klip di sebuah pondok kebun sawit milik tersangka.

Sementara itu, ketika tersangka Ap digeledah, tidak ditemukan narkoba. Namun tersangka mengaku sama-sama memakai sabu dengan AA.

Kapolres Kuansing AKBP Fibri Karpiananto SH SIK melalui Kabag Humas Polres Kuansing AKP G Lumban Toruan, Sabtu (30/6/2018) membenarkan penangkapan kedua tersangka.

"Keduanya dijerat pasal 114 ayat (1)  jo pasal 112 (1) UU Nomor 35 Thn 2009 tentang Narkotika," jelasnya. (FB/ISB)