Selamat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriyah./ 24 Mei 2020 Masehi. Selamat merayakan hari kemenangan dan kembali kepada insan yang fitri, hasil tempaan bulan suci Ramadan. Minal Aidin Walfaizin, Maaf Lahir dan Batin.***

Kecewa Berat, Yopi Arianto Mengundurkan Diri dari Ketua Partai Golkar Inhu

Yopi Arianto SE, kader utama Partai Golkar yang sangat dekat dengan masyarakat di akar rumpur, hingga menjadikan Inhu sebagai lumbung suara Partai Golkar dari waktu ke waktu. (Foto: Instagram)

Yopi Arianto SE, kader utama Partai Golkar yang sangat dekat dengan masyarakat di akar rumpur, hingga menjadikan Inhu sebagai lumbung suara Partai Golkar dari waktu ke waktu. (Foto: Instagram)

Fitri Burhan

Kamis, 19 Juli 2018

Rengat - serantauriau.news - Yopi Arianto mengundurkan diri sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Inhu.

Pernyataan pengunduran dirinya ini disampaikan lewat surat yang ditujukan kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Riau.

Di antara alasan pengunduran diri ini bahwa DPD Partai Golkar Riau telah mendaftarkan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) Daerah Kabupaten Indragiri Hulu dan Kuantan Singingi, tanpa memperhatikan rekomendasi DPD Partai Golkar Inhu.

"Saya selaku orang yang paling bertanggung jawab di Partai Golkar Inhu tidak pernah diminta pandangan, pertimbangan perihal Bacaleg Dapil Riau VIII yang didaftarkan ke KPU Riau," ungkap Yopi.

Selain itu, Yopi menyampaikan bahwa DPD Golkar Riau terkesan mendaftarkan Bacaleg Dapil Inhu-Kuansing asal-asalan untuk memenuhi kuota dapil 100 persen saja.

Kepada serantauriau.news Yopi menyampaikan kekecewaannya. Pada periode ini, kata Bupati Inhu, daerahnya seperti tak mempunyai keterwakilan di DPRD Riau. Sehingga tak ada program strategis dari provinsi yang menyentuh masyarakat banyak di Indragiri Hulu.

"Berbeda dengan periode sebelumnya lagi, perhatian pembangunan dari provinsi hampir merata. Dan itu hasi perjuangan kader Golkar yang memang pasang badan mewakili rakyat Inhu yang merupakan lumbung Partai Golkar," ungkap Yopi berapi-api.

Surat pengunduran diri juga ditembuskan kepada DPP Partai Golkar di Jakarta, Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar, Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar, dan Ketua Mahkamah Partai Golkar. (FB)