Pimpinan dan  Pengelola Redaksi serantauriau.news, Media Online yang Aktual, Tajam dan Mengakomodir aspirasi masyarakat Riau mengucapkan tahniah Hari Pers Nasional (HPN) Ke-73 Tahun 2019 di Surabaya. Semoga kebebasan pers, kemerdekaan berpendapat dan denokrasi di Bumi Pertiwi ini semakin terjamin. Aamiin Yra.***

Sejauh ini, pemberangkatan JCH Kampar masih berjalan lancar sesuai perencanaan, belum mengalami kendala yang berarti. (Foto: Ist)

Sejauh ini, pemberangkatan JCH Kampar masih berjalan lancar sesuai perencanaan, belum mengalami kendala yang berarti. (Foto: Ist)

JCH Kampar Kloter 6 Gelombang Pertama Selamat Tiba di Batam



Khairunnisa

Rabu, 25 Juli 2018

Batam - serantauriau.news - Jamaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Kampar yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 Embarkasi Batam, gelombang pertama selamat tiba di Batam.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kampar Drs H Alfian MAg, melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah H Dirhamsyah MSy, didampingi Humas Kemenag Kampar Gustika Rahman SPdI, Selasa (24/07/2018) di Asrama Haji Batam memaparkan hal itu.

JCH Kampar Kloter 6 Gelombang pertama ini berjumlah 215 JCH. Dalam proses pemberangkatan, JCH berkumpul di Islamic Center Kampar pukul 05.30 WIB. Berangkat dari Islamic Center menuju Pekanbaru (Masjid Raya Annur) pukul 08.00 WIB. Dari Pekanbaru menuju Batam pukul 12.00 WIB, tiba di Bandara Hang Nadim Batam 12.50 WIB, dengan menggunakan Pesawat Lion Air ER 900, dengan nomor Flight I.

"JCH kita ini, sampai di Bandara Hang Nadim, pukul 13.40 WIB, kemudian jemaah kita arahkan masuk bus dan kita berangkatkan langsung menuju Asrama Haji Batam. Pada pukul 14.05 WIB, Alhamdulillah seluruh JCH Kampar yang tergabung dalam Kloter 6 penerbangan pertama ini, selamat  tiba di Asrama Haji Batam," ungkapnya.

"Untuk diketahui, JCH kita ini kita istirahatkan sejenak sambil makan dan minum yang telah disediakan oleh panitia. Kemudian dilakukan pemberian seluruh dokumen haji, setelah itu diinapkan 1 malam di Asrama Haji Batam. Pada paginya, langsung kita berangkatkan menuju Arab Saudi," terangnya. (NSA/AGS/USM)