Selamat Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriyah./ 24 Mei 2020 Masehi. Selamat merayakan hari kemenangan dan kembali kepada insan yang fitri, hasil tempaan bulan suci Ramadan. Minal Aidin Walfaizin, Maaf Lahir dan Batin.***

Pengabdian Polisi Jadi Guru SD dan TK

Polisi yang profesional tak hanya pandai mengendalikan Kamtibmas, di Papua polisi bahkan menjadi pendidik, menutupi kekurangan Guru SD dan TK. (Foto: Ist)

Polisi yang profesional tak hanya pandai mengendalikan Kamtibmas, di Papua polisi bahkan menjadi pendidik, menutupi kekurangan Guru SD dan TK. (Foto: Ist)

Serantau Riau

Jumat, 27 Juli 2018

Papua - serantauriau.news - Rangkaian kegiatan edukasi dilakukan Tim Binmas Noken Polda Papua untuk menerapkan Program Polisi Pi Ajar terhadap murid Sekolah Dasar (SD) dan Taman Kanak-kanak (TK), di Provinsi Papua.

Kegiatan berlangsung pada 20-26 Juli 2018. Program Polisi Pi Ajar Sekolah adalah bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan, para anggota Polri terjun langsung menjadi guru dan membantu mengajar di sekolah-sekolah.

Seperti pada TK Santa Lucia yang dikunjungi pada Kamis (26/7/2018). Murid diasah kemampuan berbicara di depan publik.

Sebelumnya, materi dari Program Polisi Pi Ajar Sekolah juga diberikan kepada murid SD YPGGI Halabok oleh 6 anggota Satgas Noken Binmas Polri, di bawah pimpinan Iptu Maruf Surot, yang didampingi oleh Kasat Binmas Iptu M Kari, pada Senin (23/7/2018).

Kegiatan yang sama juga telah dilakukan pada Jumat (20/7/2018) di SD YPPGI Gua Pagu Tiom - Lanny Jaya, kerja sama dengan Polres Lanny Jaya.

Pelaksanaan Program Polisi Pi Ajar Sekolah mendapat respon luar biasa dari para tenaga pengajar dan para murid di sekolah yang dikunjungi.

Di akhir kegiatan tersebut, tim juga memberikan bantuan berupa alat-alat pendikan, seperti buku pelajaran, alat-alat tulis dan peralatan sekolah.

"Kami sangat senang dan sangat mengapresiasi Program Polisi Pi Ajar Sekolah dan kami berharap program ini dapat terus dilaksanakan di Kabupaten Yahukimo, karena dengan program itu, sekolah-sekolah yang minim dengan tenaga pengajar dapat terbantu," kata Ndius Kiwo, Kepala Sekolah SD YPGGI Halabok. (MIF)