Kemerdekaan itu adalah situasi di mana kita terlepas dari cengkraman penjajahan bangsa lain secara ekonomi dan politik. Jangan hanya teriak merdeka, bila kita masih terjajah.  Dengan semangat 45: Dirgahayu Kemerdekaan RI ! Semoga kita menjadi bangsa berdaulat, sejahtera secara utuh dan menyeluruh, berjalan dengan kepala tegak di atas kaki sendiri. Insyaallah. #BerkaryaNegeriMaju

Diluncurkan, Logo Festival Pacu Jalur 2018

Bupati Mursini dan Wabup Halim meluncurkan logo Festival Pacu Jalur Tradisional 2018 di Telukkuantan. (Foto: Hms Setda Kuansing)

Bupati Mursini dan Wabup Halim meluncurkan logo Festival Pacu Jalur Tradisional 2018 di Telukkuantan. (Foto: Hms Setda Kuansing)

Irwan S Benai

Sabtu, 11 Agustus 2018

Telukkuantan - serantauriau.news - Logo Festival Pacu Jalur 2018 di-launching di pendopo rumah dinas Bupati Kuansing, Jumat (10/8/2018).

Peluncuran logo Pacu Jalur Kuansing 2018 oleh Pemkab Kuansing, bersamaan dengan coffee morning bersama insan pers yang bertugas di Kuansing.

Launching ini ditandai dengan pembukaan selubung logo oleh Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi, yang juga didampingi oleh Wakil Bupati H Halim, Sekdakab Dr Dianto Mampanini ST MT, Kadisminfo Syamsir Alam MM dan disaksikan oleh kepala dinas, kepala badan serta insan pers.

Sebelum di-launching Bupati Kuansing, Sekda Dianto Mampanini menjelaskan arti dan makna yang terkandung di logo tersebut.

"Kita meneyematkan logo penghargaan API 2017 yang diperoleh oleh Festival Pacu Jalur sebagai Festival Budaya Terpopuler di Indonesia," terang Sekda.

Budaya yang telah memasuki usia 115 tahun ini juga digambarkan adanya jalur dengan anak pacu yang berjumlah 15 orang, yang mewakili jumlah kecamatan yang ada di Kuansing.

Dalam kesempatan itu, Bupati Kuansing Mursini mengajak untuk mempromosikan dan menghadiri Festival Pacu Jalur 2018 di Tepian Narosa, pada 29 Agustus 2018 hingga 1 September 2018. (ISB)