Salam Tahniah atas Pengukuhan Majelis dan Pengurus FKPMR oleh Presiden Penyair Indonesia Datuk Seri Sutardji Calzoum Bachri, di Gedung Daerah Riau, Pekanbaru, Ahad (10/11/2019). Semoga FKPMR, yang dinakhodai DR Drh H Chaidir MM, berjaya mengarungi samudera lepas, mengangkat batang terendam dan menjulang marwah negeri sampai kepada tujuan menyejahterakan Masyarakat Melayu Riau. Berkarya Majukan Negeri. Aamiin Yra.***

Bhabinkamtibmas-FKPM Dirangkul Antisipasi Wabah Difteri

Kapolresra Pekanbaru mengumpulkan Bhabinkamtibmas dan FKPM mengikuti sosialisasi dan antisipasi wabah penyakit Dfteri.

Kapolresra Pekanbaru mengumpulkan Bhabinkamtibmas dan FKPM mengikuti sosialisasi dan antisipasi wabah penyakit Dfteri.

Fitri Burhan

Kamis, 04 Januari 2018

Pekanbaru--serantauriau.news--Menyikapi keresahan masyarakat berkaitan mewabahnya virus difteri, Polresta Pekanbaru ambil bagian dalam sosialisasi antisipasi wabah difteri.

"Untuk pencegahannya, Polresta Pekanbaru bekerja sama dengan Dinkes Kota Pekanbaru, mengadakan sosialisasi sekaligus mengumpulkan Bhabinkamtibmas, agar bisa langsung menyampaikan kepada masyarakat berkaitan penyakit difteri ini," papar Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH, saat membuka sosialisasi pencegahan wabah penyakit difteri, di ruang Kiambang Mapolresta Pekanbaru, Kamis (4/1/2018) pagi. 

Sosialisasi disampaikan kepada Bhabinkamtibmas dan Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Jajaran Polresta Pekanbaru. Selain Kapolresta yang membuka acara, turut hadir dalam sosialisasi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru drg Helda Suriani Munir MKes dan Kasat Binmas Polresta Pekanbaru AKP Sunarti.

Diterangkan Kapolresta, virus difteri banyak menjangkiti anak-anak. Penyakit difteri, juga bisa diatasi dengan cara memberikan vaksin atau imunisasi terhadap anak secara rutin.

"Bahaya difteri bisa mematikan. Kini mulai merambah ke seluruh provinsi yang ada di Indonesia, bukan tidak mungkin masuk ke wilayah Pekanbaru. Jadi semua pihak perlu mengantisipasinya," ucap Kapolresta.

Kejadian yang terjadi di beberapa daerah menjadi perhatian serius terhadap antisipasi virus difteri. Apalagi wabah difteri tak bisa dipandang remeh. Sebab virus ini juga sudah memakan banyak korban jiwa yang kebanyakan dari kalangan balita dan anak- anak. 

Hal yang sama disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru drg Helda Suryani Munir MKes. Ia menyampaikan bahwa penyakit difteri ialah penyakit yang bisa menular, dengan cara kontak langsung terhadap orang yang terkena penyakit.

Penyebaran bakteri ini, lanjut Helda, dapat terjadi dengan mudah. Terutama bagi orang yang tidak mendapatkan vaksin difteri. "Ada sejumlah cara penularan yang perlu diwaspadai, seperti terhirup percikan ludah penderita di udara saat penderita bersin atau batuk dan barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri. Contohnya mainan atau handuk," ulasnya. (FB)