Kemerdekaan itu adalah situasi di mana kita terlepas dari cengkraman penjajahan bangsa lain secara ekonomi dan politik. Jangan hanya teriak merdeka, bila kita masih terjajah.  Dengan semangat 45: Dirgahayu Kemerdekaan RI ! Semoga kita menjadi bangsa berdaulat, sejahtera secara utuh dan menyeluruh, berjalan dengan kepala tegak di atas kaki sendiri. Insyaallah. #BerkaryaNegeriMaju

Diskusi Film Digelar di Taman Budaya

Raja Yoserizal Zen, Kadisbud Provinsi Riau. (Foto: Ist)

Raja Yoserizal Zen, Kadisbud Provinsi Riau. (Foto: Ist)

Fitri Burhan

Selasa, 28 Agustus 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Diskusi film digelar pada Selasa (28/8/2018) di Taman Budaya Riau.

Diskusi ini ditaja Lembaga Sensor Film (LSF), Dinas Kebudayaan Provinsi Riau bekerja sama dengan Dewan Kesenian Riau (DKR).

Kepala Dinas Kebudayaan Riau Yoserizal Zein mengatakan, kegiatan ini selain menambah ruang bagi bertemunya berbagai personal dan perwakilan komunitas, sekaligus pula hendak memberi laluan kepada Lembaga Sensor Film (LSF) Republik Indonesia, dalam melangsungkan program sosialisasi ke daerah Riau.

Pada kegiatan, LSF menghadirkan pembicara, Rommy Fibri Hardiyanto. Sosok ini pernah menjadi wartawan   majalah Tempo, produser eksekutif Liputan 6 SCTV dan pemimpin redaksi tabloid mingguan Prioritas.

Dikatakan Yoserizal Zen yang juga Ketua Umum DKR, acara yang dilakukan secara gotong-royong itu penting untuk menjalin silaturahmi antar sineas dan pemerhati film.

"Kita menyambut baik adanya program sosialisasi dari LSF ini, sehingga tercipta ruang bertemu berbagai unsur dalam menjulang kemandirian yang berpihak pada budaya yang tertuntun oleh tunjuk ajar yang berbudi," sebutnya.

Dari Riau turut pula menjadi pembicara, Tuan Herman Maskar, Duta Budaya Melayu Riau dan Sendy Al Pagari yang merupakan anggota Komite Teater dan Film Dewan Kesenian Riau. (FB)