serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Yayasan Belantara Sponsori Jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang

Mendukung jalur yang akan bertanding sekaligus mengupayakan pelestarian budaya tradisional pacu jalur, Yayasan Belantara menyampaikan bantuan dana kepada jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang. (Foto: Ist)

Mendukung jalur yang akan bertanding sekaligus mengupayakan pelestarian budaya tradisional pacu jalur, Yayasan Belantara menyampaikan bantuan dana kepada jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang. (Foto: Ist)

Andri Satria

Rabu, 29 Agustus 2018

Lubukambacang - serantauriau.news - Pada helat akbar Festival Pacu Jalur Tradisional di Tepian Narosa Telukkuantan pada 29 Agustus s/d 1 September 2018 ini, banyak lembaga ataupun perusahaan yang ikut berpartisipasi untuk menyukseskannya. Salah satunya adalah Yayasan Belantara.

Bentuk dukungan yayasan ini dalam menyukseskan Festival Pacu Jalur di Kuantan Singingi ini dengan memberikan bantuan dana sponsorship kepada Jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang (PHBT) dari Desa Lubuk Ambacang, yang diserahkan langsung oleh Koordinator Konservasi Yayasan Belantara Provinsi Riau Aiden Yusti MSi yang didampingi Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani, SP, Selasa (28/8/2018).

Bantuan ini diterima Ketua Jalur Zainal Arifin dan disaksikan Sekretaris Desa Marhalim serta sebagian anak pacu jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang.

Ketua Jalur PHBT Zainal Arifin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Yayasan Belantara yang sudah berkenan membantu jalur mereka. "Semoga ke depan silaturahmi di antara kita akan selalu terajut. Bantuan ini sangat bermamfaat untuk kami," ujarnya.

Lebih lanjut zainal berharap semoga kerja sama antara Jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang dengan Yayasan Belantara bisa kita tingkatkan lagi," pungkasnya.

Di tempat yang sama Koordinator Konservasi Yayasan Belantara Provinsi Riau Aiden Yusti MSi menyampaikan ini adalah bentuk dukungan terhadap Festival Pacu Jalur di Kabupaten Kuantan Singingi.

Sengaja kami pilih jalur Pendekar Hulu Bukit Tabandang dari Desa Lubuk Ambacang, karena selain jalur ini pernah juara pacu jalur Nasional di Tepian Narosa juga karena Desa Lubuk Ambacang merupakan Desa dampingan Lembaga mitra Yayasan Belantara yaitu Pijar Melayu yang tergabung dalam konsorsium Betabuh30," tuturnya.

Yayasan Belantara merupakan lembaga yang peduli terhadap lingkungan dan kelestarian hutan, berupaya mempertahankan tradisi budaya pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi agar bertahan dari semakin berkurangnya kayu jalur.

Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap keberlangsungan budaya pacu jalur, lembaga Pijar Melayu melalui programnya akan melakukan pembibitan kayu jalur yang akan ditanam di areal lahan kelompok tani hutan di Desa dampingan yang  di-support oleh Yayasan Belantara di dua desa di Kecamatan Hulu Kuantan yaitu Desa Lubuk Ambacang dan Desa Sungai Kelelawar, " tegas Aiden.

Sementara itu Direktur Eksekutif Pijar Melayu Rocky Ramadani, SP berharap agar Pemkab Kuansing membatasi desa desa yang akan membuat jalur baru. Karena semakin menipisnya ketersediaan kayu jalur, tentu jika semakin banyak desa yang membuat jalur dari tahun ke tahun akan menghabiskan stok kayu yang masih tersisa.

Pijar Melayu sebagai kelompok kajian strategis yang concern di bidang kebudayaan mengajak semua pihak untuk turut serta menyukseskan festival pacu jalur pada tahun 2018.

"Mari sama-sama kita menjaga keberlangsungan tradisi turun-temurun yang menjadi kebanggaan kita masyarakat Provinsi Riau," tuturnya. (ANS)