Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Pertamina Bersama Disperindag Kota Dumai Gelar Sidak Elpiji 3 Kg

Elpiji 3 kg bersubsidi ini hanya untuk keluarga kurang mampu dan usaha mikro. Pertamina bersama Disperindag Dumai masih melakukan sidak dan mengedukasi, sebelum diltindak tegas. (Foto: Int)

Elpiji 3 kg bersubsidi ini hanya untuk keluarga kurang mampu dan usaha mikro. Pertamina bersama Disperindag Dumai masih melakukan sidak dan mengedukasi, sebelum diltindak tegas. (Foto: Int)

Fitri Burhan

Selasa, 11 September 2018

Dumai - serantauriau.news - Guna menjaga saluran distribusi elpiji 3 kg bersubsidi kepada masyarakat, PT Pertamina (Persero) MOR I bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai, Senin (10/9/20188), kembali melaksanakan sidak sekaligus sosialisasi ke pengusaha kuliner non mikro terkait penyalahgunaan elpiji bersubsidi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak para pengusaha kuliner non mikro yang masih menggunakan elpiji 3 kg dalam menjalankan usahanya untuk beralih ke Elpiji Non Subsidi.
Sidak dan sosialisasi ditinjau langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Dumai Zaenal Abidin, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Dumai Zulkarnaen, dan Sales Executive LPG V Pertamina Adi Bagus Haqqi. 


Ketika sidak ditemukan beberapa tempat kuliner yang masih kedapatan menggunakan elpiji 3 kg dalam kegiatan usahanya. Untuk itu, Pertamina MOR I bersama Disperindag memberikan edukasi kepada pengusaha kuliner tersebut untuk beralih menggunakan elpiji non subsidi.

Hal ini diharapkan supaya elpiji 3 kg dapat digunakan oleh masyarakat yang berhak. Disperindag juga akan memberikan tindakan tegas kepada pengusaha yang masih menggunakan Llelpiji 3 kg dan menegaskan akan mencabut ijin usaha apabila tempat kuliner tersebut di kemudian hari masih menggunakan elpiji bersubsidi.
Menurut Sales Executive LPG V Pertamina Adi Bagus Haqqi, sidak ini bertujuan untuk mengedukasi penggunaan elpiji subsidi kepada masyarakat khususnya pengusaha kuliner non mikro.

“Diharapkan setelah adanya sidak ini, dapat mengedukasi pengusaha non mikro untuk tidak lagi menggunakan elpiji bersubsidi, yang bukan hak mereka,” ujar Adi.
Melalui sidak yang rutin dilaksanakan Pertamina dan Disperindag, diharapkan dapat menjaga distribusi elpiji 3 kg agar disalurkan sesuai dengan peruntukannya.

“Kami harap, kegiatan ini dapat memberikan efek jera bagi masyarakat mampu agar tidak menggunakan elpiji bersubsidi, sehingga saluran distribusi elpiji 3 kg dapat terjaga dengan baik”, tutup Adi.


Agen Layani Tukar Tabung 3 Kg jadi Bright Gas 5,5 Kg


Dalam kesempatan yang sama, juga diberikan sosialisasi mengenai kegiatan tukar tabung elpiji 3 kg menjadi Bright Gas 5,5 kg di Agen LPG Non Subsidi Pertamina yang ada di Kota Dumai, dengan menukarkan dua tabung kosong elpiji 3 kg menjadi satu tabung Bright Gas 5,5 Kg dengan cukup menambahkan Rp 67 ribu untuk isi tabung di luar ongkos kirim.

Total terdapat enam agen yang menjadi lokasi penukaran tabung, yakni PT Nur Sembilan, PT Dwi Rokan Sakti, PT Indah Pusaka Mandiri, PT Samudera Mandari Dumai, PT Cahaya Jaya Perkasa, dan PT Zulkarnain Jaya Abadi.
Perlu diketahui, elpiji 3 kg hanya diperuntukkan bagi warga miskin dengan pendapatan kurang dari Rp1,5 juta per bulan dan usaha mikro. Bila ada keluhan pelayanan Pertamina, masyarakat dapat menghubungi kontak pertamina 1-500-000. (FB/RLS)