Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Bonus Sama, Presiden Targetkan Indonesia Masuk 8 Besar Asian Para Games 2018

Presiden Jokowi foto bersama para atlet Lawn Ball, di Komplek Stadion GBK, Jakarta, Kamis (27/9/2018)i. (Foto: JAY/Humas)

Presiden Jokowi foto bersama para atlet Lawn Ball, di Komplek Stadion GBK, Jakarta, Kamis (27/9/2018)i. (Foto: JAY/Humas)

Serantau Riau

Kamis, 27 September 2018

Jakarta - seratauriau.news - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap atlet-atlet Indonesia mampu merebut posisi 8 (delapan) besar pada Asian Para Games 2018, yang akan digelar di Jakarta dan Bogor, awal Oktober mendatang.

“Saya harapkan semuanya sesuai dengan target. Saya sampaikan harus masuk 8 besar, harus masuk 8 besar. Tapi kepeleset gak apa-apa, kepeleset dikit-dikit  jadi 6, jadi 5, enggak apa-apa,” kata Presiden Jokowi saat meninjau latihan atlet Asian Para Games 2018 dari cabang olahraga Menembak dan Lawn Ball, di kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Untuk mencapai posisi 8 besar itu, menurut Presiden, atlet-atlet Indonesia ditargetkan meraih sedikitnya 16 medali emas. “Kepeleset enggak apa-apa, 20 enggak apa-apa, 30 enggak apa-apa,” ujarnya.

Soal bonus bagi atlet Indonesia yang berhasil meraih medali Asian Para Games 2018, Presiden Jokowi memastikan besarannya sama dengan yang diberikan kepada atlet-atlet peraih medali dalam Asian Games 2018 lalu.

“Bonus sama. Bonus sama, kesempatan ke PNS sama, masuk BUMN juga sama,” tegas Presiden, sebagaimana dilansir dari setkab.go.id.

Mengenai pesannya kepada para atlet yang akan memperkuat Indonesia pada Asian Para Games 2018, Presiden Jokowi mengingatkan latihan, kerja keras. “Latihan, kerja keras agar target itu sesuai dengan yang kita kalkulasi dan hitung,” ujarnya.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam kesempatan itu antara lain Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora)  Imam Nahrawi, Koordinator Staf Khusus Teten Masduki, dan Ketua INAPGOC Raja Okto Saptahari . (FID/JAY/RAH/OJI/ES)