serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Bupati Kuansing Takziah ke Rumah Orangtua Korban Begal Faris

Tak kuasa menahan haru, Bupati Kuansing ketika melepas jenazah Faris, korban begal, minta pelakunya dihukum setimpal. (Foto: Hms Setda Kuansing)

Tak kuasa menahan haru, Bupati Kuansing ketika melepas jenazah Faris, korban begal, minta pelakunya dihukum setimpal. (Foto: Hms Setda Kuansing)

Irwan S Benai

Jumat, 28 September 2018

Baserah - serantauriau.news - Bupati Kuantan Singingi Drs H Mursini tak kuasa menahan haru, saat menjenguk ke kediaman Novrion yang kehilangan anaknya, Faris akibat digorok 4 lelaki yang ingin curi motor anaknya.

Bupati Mursini takziah ke rumah korban, Kamis (27/9/2018). Apalagi Novrion, ayah korban merupakan salah seorang ASN Pemkab Kuansing.

Bupati Mursini menyatakan sangat mengutuk perbuatan pelaku begal yang dengan tega menghabisi anak kecil tersebut. Apalagi korban dihabisi dengan cara yang begitu sadis, disayat di bagian leher, lalu dibuang ke Sungai Kuantan. Selain itu, mirisnya lagi, rata-rata pelaku masih remaja.

Kepada aparat penegak hukum, bupati minta agar para pelaku dihukum yang setimpal, sesuai dengan perbuatan yang mereka lakukan.

Kepada Novrion beserta isteri dan seluruh keluarga almarhum Faris, yang ditinggalkan, dirinya berharap agar tetap tegar dan tabah menerima cobaan dari yang Maha Kuasa.

"Kita semua berduka, bersedih atas musibah yang menimpa almarhum Faris. Harapan kita para pelaku diberi hukuman yang setimpal oleh penegak hukum sesuai dengan undang undang  dan ketentuan yang berlaku," ujar bupati.

Rabu (26/9/2018), jasad Faris, yang masih duduk di kelas 1 SMP, ditemukan di Sungai Kuantan. Dari jalanan sekitar sungai terlihat bercak darah korban. Diduga, korban dibegal 4 remaja putus sekolah di wilayah Baserah.

Sehubungan dengan kejadian begal yang telah menyebabkan hilangnya nyawa manusia di Kabupaten Kuansing, bupati meminta agar para orangtua selalu memberikan pengawasan terhadap putra maupun putrinya masing-masing. Sehingga tidak menjadi pelaku kejahatan.

"Awasi anak kita agar menjauhi hal-hal negatif, seperti menjauhi narkoba serta penyakit masyarakat lain," pinta bupati.

"Tentunya kepada penegak hukum kita berharap menindak tegas setiap pelaku kejahatan, akan tetapi peran orangtua juga kita harapkan untuk selalu mengingatkan dan memberi pengawasan terhadap putra putri masing-masing di rumah," tambahnya. (ISB)