serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Petugas BBKSDA Telusuri Beruang Menyerang Warga Kuansing

Anggota BBKSDA Riau telah berkunjung ke RSUD Telukkuantan, Kamis pagi (11/10/2018) untuk menelusuri korban serangan Beruang di Teratak Baru, Kuantan Hilir. (Foto: Ist)

Anggota BBKSDA Riau telah berkunjung ke RSUD Telukkuantan, Kamis pagi (11/10/2018) untuk menelusuri korban serangan Beruang di Teratak Baru, Kuantan Hilir. (Foto: Ist)

Irwan S Benai

Jumat, 12 Oktober 2018

Telukkuantan - serantauriau.news - Adanya serangan beruang di kebun karet beberapa hari lalu di Kuansing membuat petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau turun melakukan penelusuran.

Sebelumnya, pasangan suami-istri warga Desa Teratak Baru, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi luka-luka akibat diserang beruang. Ketika itu, suami-istri ini sedang menakik getah.

Hingga Humas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau, Dian Indriati, Kamis (11/10/2018) memaparkan, hasil penelusuran, situasi Desa Teratak Baru sudah dinilai kondusif. Karena berdasarkan informasi warga desa, perjumpaan dengan satwa beruang sudah biasa. Biasanya juga tidak terjadi konflik.

"Berdasarkan info dari Kades, korban serangan beruang masih dirawat di RSUD Telukkuatan," sebut Dian.

Ketika kejadian, pada Selasa (9/10/2018), hari sudah gelap. Sehingga belum dapat diketahui langsung tanda-tanda jejak maupun cakaran satwa di lokasi.

Kemudian, Rabu (10/10/2018), telah dilakukan penelusuran ke RSUD Teluk Kuantan. Anggota Bidwil I BBKSDA mencari informasi dan keterangan kepada warga setempat. Anggota BBKSDA Riau juga telah berkunjung ke RSUD Telukkuantan, Kamis pagi (11/10/2018). (ISB)