serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Bupati Mursini Tinjau Tiga Kecamatan Terdampak Banjir

Bupati Kuansing bersama Kapolres Kuansing menyisir sejumlah desa yang berdampak banjir. Kondisi cukup parah seperi di Desa Pulau Kijang ini. (Foto: Hms Setda Kuansing/Hardiamon)

Bupati Kuansing bersama Kapolres Kuansing menyisir sejumlah desa yang berdampak banjir. Kondisi cukup parah seperi di Desa Pulau Kijang ini. (Foto: Hms Setda Kuansing/Hardiamon)

Irwan S Benai

Senin, 05 November 2018

Kuansing  - serantauriau.news - Bupati Mursini, Ahad (4/12/2018) meninjau lokasi terdampak banjir di Kecamatan Benai di Desa Siberakun, Kecamatan Pangean di Desa Pauh Angit, dan Kecamatan Kuantan Hilir di Posko Kecamatan yang terletak di Pasar Usang, Baserah.

Kunjungan dilakukan Bupati Mursini bersama Kapolres Kuansing  AKBP Muhammad Mustafa SIK MSi dengan memakai speedboat menyisir desa-desa di tiga Kecamatan yang berdampak banjir. 

Pada peninjauan tersebut Bupati Mursini yang juga didampingi Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Drs Nafisman, disambut masyarakat setempat dan bersama kepala desanya memantau langsung dampak banjir yang melanda pemukiman pada tiga kecamatan tersebut.

Di Kecamatan Benai Desa Siberakun banjir dengan ketinggian air mencapai 20 hingga 30 cm dari badan jalan. Akibatnya, sejumlah 65 KK rumah penduduk terendam banjir. Dan tidak hanya itu, beberapa areal  persawahan juga terancam gagal panen. Dari pantauan, dilaporkan sebagian pembudidaya kelompok Tetesan Harapan Desa Tebing Tinggi Kecamatan Benai, kolam ikannya kebanjiran.

Dari Desa Siberakun, selanjutnya Bupati Mursini dan rombongan meninjau Desa Pauh Angit Kecamatan Pangean. Di sini, ketinggian air mencapai 30 hingga 40 cm dari badan jalan. Akibatnya sejumlah 211 KK rumah penduduk terendam banjir, dan seluas 694 ha areal persawahan yang tenggelam secara keseluruhan di Kecamatan Pangean. Bahkan luapan air merata masih kelihatan di sepanjang tepi Sungai Kuantan.

Selanjutnya, Bupati meninjau Posko Banjir Kecamatan Kuantan Hilir. Di Pasar Usang Berserah, sejumlah 27 KK rumah penduduk terendam, 35 ha sawah terancam gagal panen. Di desa Kepala Pulau, sejumlah 75 KK rumah penduduk yang terendam banjir, dan 56 ha areal persawahan tenggelam. Desa Pulau Madinah, 97 KK rumah penduduk juga terendam, 49 ha areal persawahan pun tenggelam. Desa Pulau Kijang, 129 KK rumah penduduk dan 53 ha sawah terendam. 

Akibat banjir yang terjadi sejak dua hari terakhir ini, juga menyebabkan hampir semua titik jalan yang ada di tiga kecamatan ini terputus karena air meluap ke badan jalan dan mengalir hingga sebagian jalan raya. Sehingga masih banyak kenderaan yang tidak berani lewat karena kedalaman air yang tak menentu, serta akibat curah hujan di Kabupaten Kuansing yang hingga petang kemarin masih meningkat.

Terakhir, kepada seluruh masyarakat Kuansing, Bupati Mursini berpesan agar selalu  siap siaga memasuki musim hujan dengan segala dampaknya. (ISB)