DPR Harus Komit Segera Selesaikan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual.   ***  Lewati Proses Panjang Berliku, Akhirnya  Empat PAW Anggota DPRD Pekanbaru Dilantik.  ***  Tujuh Proyek Multi Years yang 2018 Batal, Jadi Kegiatan Reguler 2019. ***

 

 

Keberhasilan mengungkap kasus Narkoba telah menempatkan Polresta Pekanbaru teratas dalam Operasi Antik Muara Takus 2018 yang digelar Polda Riau. (Foto: Hms Resta Pku)

Keberhasilan mengungkap kasus Narkoba telah menempatkan Polresta Pekanbaru teratas dalam Operasi Antik Muara Takus 2018 yang digelar Polda Riau. (Foto: Hms Resta Pku)

Operasi Antik Muara Takus 2018, Polresta Pekanbaru Ungkap 62 Kasus Narkoba, 10 Kg Sabu dan 30.810 Ekstasi



Fitri Burhan

Kamis, 08 November 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH melakukan ekspos hasil Operasi Antik Muara Takus 2018, Rabu (7/11/2018) di Mapolresta Pekanbaru.

Pada ekspos itu Kapolresta Pekanbaru didampingi Kasat Narkoba Kompol Dedi Herman SIK, Kapolsek Limapuluh Kompol H Angga Herlambang SIK, Kanit Res Polsek Limapuluh Iptu Abdul Halim SE dan Paur Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda.

Operasi antik merupakan salah satu operasi yang dicanangkan oleh Mabes Polri dan dilaksanakan oleh jajaran Polda, Polres/Polresta dan Polsek di seluruh Indonesia.

Polda Riau memberi nama operasi ini Operasi Antik Muara Takus 2018 yang dilaksanakan oleh jajaran Polres/Polresta dan Polsek yg berada di wilayah Polda Riau. Dilaksanakan selama 22 Hari dimulai 10 Oktober 2018 sampai dengan 31 Oktober 2018.

Dari pelaksanaan Operasi antik Muara Takus Polresta Pekanbaru berhasil mengungkap 62 kasus tindak pidana narkoba dengan jumlah tersangka sebanyak 81 orang.

Barang bukti hasil pengungkapan Ops Antik Muara Takus Polresta Pekanbaru dan Polsek-Polsek mengamankan sebanyak 10.057 gram Sabu-sabu atau sekitar 10 kg lebih. Sedangkan narkotika jenis ganja berhasil diamankan sebanyak 101.57 gram dan ekstasi sebanyak 30.810 butir.

Dalam Operasi Antik Muara Takus 2018 ini untuk jajaran Polresta Pekanbaru, Polsek Limapuluh menjadi predikat tertinggi pengungkapan kasus narkoba sebanyak 13 kasus. 

Sehingga, Polresta Pekanbaru menduduki peringkat teratas dalam pengungkapan kasus narkoba di tingkat jajaran Polres/Polresta di wilayah Polda Riau.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH memberikan apresiasi terhadap kinerja Kapolsek, Kanit dan jajaran Polsek Limapuluh yang telah berhasil mendapat predikat tertinggi pengungkapan kasus narkoba dalam melaksanakan Operasi Antik Muara Takus 2018 Polresta Pekanbaru.

Keberhasilan Polsek Limapuluh dalam pelaksanaan operasi ini Kapolresta Pekanbaru memberikan hadiah berupa laptop dan printer untuk operasional Polsek Limapuluh.

Kepada awak media, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH menyebutkan, pengungkapan narkoba dalam pelaksanaan operasi antik ini meningkat daripada tahun-tahun sebelumnya.

Modus yang dilakukan oleh para pengedar narkoba ini, kata Kapolresta, bermacam ragam untuk mengelabui petugas dalam menjalankan aksinya, seperti mengganti bungkusan narkoba tersebut dengan kemasan makanan dan membungkus narkoba di dalam suatu wadah berbentuk seperti sebuah kado. "Dan Kota Pekanbaru merupakan daerah transit peredaran narkoba tersebut," tambah Kapolresta.

Peran masyarakat memberikan informasi dalam pengungkapan kasus narkoba sangat dibutuhkan kepolisian. "Khususnya Polresta Pekanbaru dan Polsek jajaran untuk mengungkap kasus peredaran narkoba yang sangat meresahkan masyarakat," tutup Kapolresta. (PB)