serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Kerja Sama DPMPTSP Dengan BPJS Ketenagakerjaan, Ini Bukti Hadirnya Pemkab Kuansing Layani Masyarakat

Bupati Mursini menyaksikan pemberian santunan oleh BPJS terhadap karyawan dari beberapa perusahan di Kabupaten Kuansing. (Foto: Ist)

Bupati Mursini menyaksikan pemberian santunan oleh BPJS terhadap karyawan dari beberapa perusahan di Kabupaten Kuansing. (Foto: Ist)

Irwan S Benai

Selasa, 13 November 2018

Telukkuantan - serantauriau.news - Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi menyaksikan penandatanganan kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kuansing, Selasa (13/11/2018) di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuantan Singingi.

Menurut Kepala Dinas PMPTSP Drs Linskar, perjanjian kerja sama ini sebagai implementasi Permendagri 138 tahun 2017 tentang Pelayanan Terpadu Satu Pintu di tiap daerah, lalu disusul dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 tahun 2018 tentang perijinan secara elektronik. Diharapkan makin mempercepat iklim usaha yang baik serta mendongkrak investasi di Kabupaten Kuansing.

Linskar menyatakan, setiap perusahaan di Kuansing menurut Undang-undang PP 24 wajib mendaftarkan karyawannya atau tenaga kerjanya jadi Anggota BPJS Kesehatan ataupun Ketenagakerjaan.

 

“Mereka mendaftarkan ke DPMPTSP, itu merupakan bagian dari syarat sesuai Peraturan Pemerintah yang harus dipatuhi perusahaan harus mematuhi itu. Targetnya sosialisasi dilakukan baik dengan pola jemput ataupun ada tim yang melakukan kunjungan ke instansi. Pada saat mereka maju ke tempat kita dan mengajukan permohonan itu sudah jadi bagian persyaratan. Jika tidak akan ditolak bahkan akan masuk ke dalam Sistem Online Single Submission (OSS) ini,” papar Linskar.

Kata Linskar, dengan adanya perjanjian kerja ini tentu saja akan membawa pengaruh yang positif bagi iklim invetasi di Kuansing. Untuk itu kerja sama antar instansi harus baik.

Bupati Mursini menyambut baik perjanjian kerja sama ini. Dengan adanya regulasi yang mengatur terkait persyaratan mengenai BPJS Ketenagakerjaan masuk ke dalam tata cara syarat perizinan yang menjadi kewajiban bagi perusahaan baik melakukan permohonan maka BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan harus menjadi syarat mutlak.

"Momentum ini menjadi sangat strategis karena ini menjadi bukti nyata hadirnya Pemerintah Daerah dalam sebuah komitmen yang besar untuk menjamin pelayanan yang berkualitas dan berkeadilan bagi masyarakat khususnya pelayanan perizinan dan nonperizinan serta pelayanan ketenagakerjaan di Kabupaten Kuansing," terang Bupati.

Kegiatan penandatanganan kerja sama ini, Bupati Mursini didampingi Asisten I Setdakab Kuansing Muhjelan Arwan SH MH. Turut juga hadir Forkopimda Kuansing, Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Rengat Iksarudin, Sejumlah Kepala OPD Lingkungan Pemkab Kuansing, dan Para Kabag di Sekretariat Daerah Kabupaten Kuantan Singingi.

Selanjutnya, pemberian santunan oleh BPJS terhadap karyawan dari beberapa perusahan di Kabupaten Kuansing, KUD Langgeng Alm Aswandi Rp.28.861.490,-, Adillah Kreasindo Alm Jefri Gusrika Rp.118.819.704,-, dan warga desa Kampung Baru Ibul Alm Marjunis sebesar Rp.24.000.000,-.(ISB)