Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Kisah Inspiratif di Balik Jumat Barokah Polresta Pekanbaru

Polreta Pekanbaru mengajak  peran aktif masyarakat agar bahu-membahu  membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di wilayahnya. (Foto: Dok Humas Polrsta Pekanbaru )

Polreta Pekanbaru mengajak peran aktif masyarakat agar bahu-membahu membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di wilayahnya. (Foto: Dok Humas Polrsta Pekanbaru )

Serantau Riau

Selasa, 13 November 2018

BEGINILAH polisi peduli dan berbagi, dalam Program Jumat Barokah (JB) Polresta Pekanbaru yang begitu mengispirasi banyak elemen masyarakat.

Program ini dilaksanakan dalam upaya mewujudkan promoter Kapolri dengan program sosial masyarakat. Juga menjadi suatu bukti nyata inspiratif bagi kepolisian untuk peduli dan berbagi. 

Kegiatan Jumat Barokah tersebut, sangat diapresiasi oleh sejumlah kalangan, tentunya pencapaian yang luar biasa dari pihak kepolisian. Yakni Kapolresta Pekanbaru Kombes Susanto SIK SH MH, melalui tangan sosok inisiator, AKBP Edy Sumardi P SIK, selaku Wakapolres Pekanbaru.

Berawal dari kepedulian polisi terhadap masyarakat, hingga kini kegiatan tersebut seharusnya menjadi gerakan moral yang tulus setiap hati para insan Polri, dalam mengoptimalisasikan program Kapolri menjalankan tugas sebagai polisi pelayan dan pengayom masyarakat. Khususnya bagi warga yang kurang mampu.

Tentunya dalam menjalankan program sosial ini, tidak pernah lepas dari peran mitra kerja lainnya seperti IDI, Sivitas Akademi Unri, UIR, UIN, MUI, Pemko, FPI, PWI, Anggota DPRD, pengusaha dan para tokoh masyarakat

Adanya program ini bertujuan agar personil Polri setulus hati terbiasa bersedekah dan dekat pada masyarakat kurang mampu. Tanpa memandang suku dan agamanya.

Selanjutnya dengan program ini Polri berusaha terus membantu pemerintah dalam mengentaskan kemiskinan di wilayahnya. Dengan ikut serta memberikan bantuan secara langsung.

Kemudian mengajak peran aktif masyarakat agar bahu-membahu serta menghilangkan kesan negatif terhadap polisi, agar selalu mengayomi dan humanis di kalangan masyarakat. (Penulis Habiburrahman, Pekanbaru)