serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Kader Muhammadiyah Diingatkan Ciptakan Situasi Aman dan Nyaman

Bupati Mursini saat memberi arahan pada Milad Muhammadiyah 109 H/106 M Tahun 2018 tingkat Kabupaten Kuansing, Sabtu (17/11/2018), bertempat di aula SMAN Pintar Telukkuantan. (Foto; Hms Pemkab Kuansing).

Bupati Mursini saat memberi arahan pada Milad Muhammadiyah 109 H/106 M Tahun 2018 tingkat Kabupaten Kuansing, Sabtu (17/11/2018), bertempat di aula SMAN Pintar Telukkuantan. (Foto; Hms Pemkab Kuansing).

Irwan S Benai

Sabtu, 17 November 2018

Telukkuantan - serantauriau.news - Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi mengingatkan sekaligus mengharapkan kepada seluruh keluarga besar perserikatan Muhammadiyah, untuk menciptakan situasi yang kondusif, nyaman, damai dan aman.

"Terutama di tahun politik sekarang," ajaknya.

"Berbeda warna partai politik dan pilihan dalam Pemilu adalah biasa. Namun yang terpenting adalah kita harus bisa menciptakan situasi yang aman, kondusif, nyaman di tengah masyarakat," ujar Mursini.

Hal itu disampaikan Bupati Mursini saat memberi arahan pada Milad Muhammadiyah 109 H/106 M Tahun 2018 tingkat Kabupaten Kuansing, Sabtu (17/11/2018), bertempat di aula SMAN Pintar Kuantan Singingi.

Hadir pada acara tersebut, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Marzuki MPd, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Dr Rusli Rasul, Kapolres Kuansing AKBP Muhammad Mustofa, Wakil Ketua I DPRD Kuansing Sardiyono, Anggota DPRD Riau Supriati, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kuansing DM Agus Mandar beserta jajaran dan seluruh keluarga besar perserikatan Muhammadiyah yang ada di Kabupaten Kuansing.

Sebagai anggota perserikatan Muhammadiyah, Bupati Mursini meminta seluruh anggota untuk terus mencerminkan sikap yang Islami. Sesuai dengan tuntunan sunah Rasulullah.

"Anggota perserikatan Muhammadiyah harus bisa menjadi contoh dan cerminan yang baik bagi masyarakat lainnya di tengah masyarakat. Misalnya bisa menjadi penggerak dari program pemerintah kabupaten seperti gerakan Subuh berjemaah maupun Maghrib mengaji, yang sudah dicanangkan selama ini," tutur Mursini. (ISB)