Keluarga Besar serantauriau.news mengucapkan tahniah atas pengambilan sumpah dan pelantikan H Wan Thamrin Hasyim sebagai Gubernur Riau definitif oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (10/12/2018). Semoga sukses memangku amanah masyarakat di Bumi Melayu Riau. Patah Tumbuh Hilang Berganti, Takkan Melayu Hilang di Bumi. ***

 

Jumat Barokah dipimpin Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH, didampingi Tim Divisi Humas Mabes Polri, di bawah pimpinan Kombes Pol Yusri Yunus. Turut hadir bersama tim, Prof Dr Syafrinaldy SH MCL, Perempuan Lira, IDI Pekanbaru, KNPI Kota Pekanbaru, FPI Kota Pekanbaru dan personel Polresta Pekanbaru. (Foto: Dok Tim JB)

Jumat Barokah dipimpin Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH, didampingi Tim Divisi Humas Mabes Polri, di bawah pimpinan Kombes Pol Yusri Yunus. Turut hadir bersama tim, Prof Dr Syafrinaldy SH MCL, Perempuan Lira, IDI Pekanbaru, KNPI Kota Pekanbaru, FPI Kota Pekanbaru dan personel Polresta Pekanbaru. (Foto: Dok Tim JB)

Warga Tanjung Rhu Kebanjiran di Dikunjungi Tim Jumat Barokah dan Humas Mabes Polri



Serantau Riau

Jumat, 23 November 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Banjir dan hujan mengguyur saat pelaksanaan Jumat Barokah Polresta Pekanbaru, tidak menyurutkan niat Tim Jumat Barokah menemui warga kekurangan.

Kali ini, tim mengunjungi warga Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh Pekanbaru, Jumat (23/11/2018).

Jumat Barokah Polresta Pekanbaru dipimpin langsung Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH, didampingi Tim Divisi Humas Mabes Polri, di bawah pimpinan Kombes Pol Yusri Yunus. Turut hadir bersama tim, Prof Dr Syafrinaldy SH MCL, Perempuan Lira, IDI Pekanbaru, KNPI Kota Pekanbaru, FPI Kota Pekanbaru dan personel Polresta Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH mengatakan, Jumat Barokah Polresta Pekanbaru merupakan kegiatan sosial yang sudah dilaksanakan sejak tahun 2016. Kapolresta memaparkan hal itu kepada media nasional dan lokal yang hadir saat Jumat Barokah.

Media nasional yang hadir, ikut bersama Tim Divisi Humas Mabes Polri untuk meliput kegiatan Jumat Barokah Polresta Pekanbaru ini.

Kapolresta menambahkan, kegiatan didukung oleh LSM, IDI Kota Pekanbaru, akademisi, perempuan Lira, FPI Kota Pekanbaru serta pihak swasta yang mendukung Program Jumat Barokah Polresta Pekanbaru.

Awalnya kegiatan sosial ini dinamakan Polisi Peduli Polresta Pekanbaru. 

Sementara itu, Rektor UIR Prof Dr Syafrinaldi SH MCL yang berkesempatan hadir dalam kegiatan Jumat Barokah mengaku, kehadirannya sebagai akademisi dari Universitas Islam Riau, dalam kegiatan Jumat Barokah atas keinginan pribadinya.

"Kegiatan sosial Jumat Barokah Polresta Pekanbaru yang selama ini saya lihat dari media sosial, mengetuk hati saya untuk turun langsung mengikuti kegiatan sosial yang sangat positif. Kehadiran saya murni dari hati nurani dan tidak ada kepentingan lain, selain niat membantu saudara kita yang kurang mampu," ucap Guru Besar UIR tersebut.

Tim Terpadu Jumat Barokah Polresta Pekanbaru bersama Divisi Humas Mabes Polri, tampak mengunjungi beberapa rumah warga di Kelurahan Tanjung Rhu. Saat dikunjungi oleh Tim Jumat Barokah, lingkungan tempat tinggal warga dalam keadaan banjir setinggi betis kaki orang dewasa.

Sasaran kunjungan awal mengunjungi kediaman Kakek Abdul Karim (73), di Jalan Sumbersari Gang Arafah Kelurahan Tanjung Rhu. Kakek ini tidak mampu bekerja lagi. 

Kondisi rumah sang kakek tergenang banjir dengan ketinggian 50 cm, akibat musim hujan saat ini dan air Sungai Siak meluap.

Kondisi Kakek Abdul Karim mengalami kebutaan sejak tahun 2015 dan lemah pada kakinya. Sehingga tidak kuat untuk berjalan. Untuk kebutuhan sehari-hari ditanggulangi istri yang bekerja mencari barang bekas. Pasangan suami-istri ini juga tidak memiliki anak yang akan membantu mereka.

Warga lainnya yang dikunjungi, Kakek Iriansyah (62) di Jalan Sumbersari Gang Arafah Kelurahan Tanjung Rhu Kecamatan Limapuluh Pekanbaru.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto SIK SH MH dan rombongan, tak lupa memberikan Sembako serta sejumlah uang untuk membantu kehidupan warga kurang mampu tersebut. (FB)