Keluarga Besar serantauriau.news mengucapkan tahniah atas pengambilan sumpah dan pelantikan H Wan Thamrin Hasyim sebagai Gubernur Riau definitif oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (10/12/2018). Semoga sukses memangku amanah masyarakat di Bumi Melayu Riau. Patah Tumbuh Hilang Berganti, Takkan Melayu Hilang di Bumi. ***

 

Akibat banjir yang kian meningkat, 100 KK warga sudah mengungsi di tenda yang didirikan masyarakat secara swadaya. (Foto: Diskominfo Rohul)

Akibat banjir yang kian meningkat, 100 KK warga sudah mengungsi di tenda yang didirikan masyarakat secara swadaya. (Foto: Diskominfo Rohul)

Akibat Banjir, 200 Jiwa Warga Bonai Mengungsi



Serantau Riau

Sabtu, 24 November 2018

Pasirpengaraian, - serantauriau.news - Sudah sekitar lima hari, 100 Kepala Keluarga (KK) atau 200 jiwa lebih warga di Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, kini mengungsi di tenda penampungan swadaya akibat banjir yang sudah merendam pemukiman masyarakat sejak dua pekan terakhir.

Diakui Camat Bonai Darussalam, H Basri SKM MKL, Selasa (20/11/2018), awalnya akibat meluapnya Sungai Rokan ditambah tingginya curah hujan, dari 7 desa yang ada di Bonai Darussalam, 5 desa terendam banjir. Kini empat desa banjir sudah surut namun masih merendam pemukiman dan fasilitas umum di Desa Bonai Darussalam.

Karena berada di bagian hilir Sungai Rokan, kata camat, maka Desa Bonai menjadi daerah yang sangat terdampak banjir. Bahkan kini ketinggian air mencapai 1,5 meter merendam pemukiman, termasuk sarana jalan, juga sejumlah fasititas umum seperti sekolah. 


"Akibat banjir yang kian meningkat, 100 KK warga sudah mengungsi di tenda yang didirikan masyarakat secara swadaya,” jelas H Basri, di sela-sela melihat warga di pengungsian.

H Basri juga mengaku, kini masyarakat mengeluhkan kurangnya tenda untuk menampung masyarakat yang akan mengungsi. Apalagi, saat ini rumah atau pemukiman masyarakat sudah digenangi banjir sejak dua pekan.

“Terkait tenda penampungan, kita sudah sampaikan ke pihak BPBD Rohul, mereka rencananya akan mendirikan tenda untuk pengungsian. Kemudian, hal yang juga diharapkan masyarakat, yakni sembako juga fasilitas air bersih bagi warga di Bonai maupun di pengungsian,” sebut H Basri, seperti dilansir dari laman Diskominfo Rohul.

Dari hasil pendataan petugas kecamatan dan desa kata H Basri, sekitar 600 KK rumahnya terendam banjir. Namun baru 100 KK yang mengungsi, karena kurangnya tenda penampungan. Umumnya, yang mengungsi kaum ibu-ibu dan anak-anak.     

“Selain merendam pemukiman, sekitar 2 Km jalan lintas Sontang menuju ke Duri Kabupaten Bengkalis yang belum dirigit, saat ini juga terendam banjir. Akses jalan terganggu, dan yang bisa melintas hanya kendaraan besar seperti mobil CPO, tronton serta kendaraan 4X4. Untuk sepeda motor dan mobil pribadi tidak bisa,’ ucap Camat Bonai Darussalam. (RLS)