Keluarga Besar serantauriau.news mengucapkan tahniah atas pengambilan sumpah dan pelantikan H Wan Thamrin Hasyim sebagai Gubernur Riau definitif oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (10/12/2018). Semoga sukses memangku amanah masyarakat di Bumi Melayu Riau. Patah Tumbuh Hilang Berganti, Takkan Melayu Hilang di Bumi. ***

 

Disaksikan Wakil Ketua KPK RI Basaria Panjaitan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari tandatangani  Nota Kesepahaman (MoU) tentang Layanan Penerimaan Pembayaran Pajak Daerah Melalui Teknologi Host to Host dan Layanan Penyediaan Alat Perekaman Data Transaksi Usaha bersama Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, Walikota Dumai Drs H Zulkifli As MSi, Walikota Batam HM Rudi SE MM, Walikota Tanjungpinang H Syahrul SPd serta Bupati Siak H Syamsuar dan Bupati Bintan H Apri Sujadi SSos, disaksikan Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun beserta Wakil Gubernur Kepri H Isdianto SSos MM, Rabu (28/11/2018) di Hotel Planet Holiday Batam. (Foto: Dok BRK)

Disaksikan Wakil Ketua KPK RI Basaria Panjaitan Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari tandatangani  Nota Kesepahaman (MoU) tentang Layanan Penerimaan Pembayaran Pajak Daerah Melalui Teknologi Host to Host dan Layanan Penyediaan Alat Perekaman Data Transaksi Usaha bersama Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, Walikota Dumai Drs H Zulkifli As MSi, Walikota Batam HM Rudi SE MM, Walikota Tanjungpinang H Syahrul SPd serta Bupati Siak H Syamsuar dan Bupati Bintan H Apri Sujadi SSos, disaksikan Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun beserta Wakil Gubernur Kepri H Isdianto SSos MM, Rabu (28/11/2018) di Hotel Planet Holiday Batam. (Foto: Dok BRK)

Bank Riau Kepri dan Empat BPD Lainnya Teken MoU Dengan 16 Bupati/Walikota di Hadapan KPK RI Tentang Pajak Online



Serantau Riau

Kamis, 29 November 2018

Batam - serantauriau.news - Disaksikan Wakil Ketua KPK RI Basaria Panjaitan, Direktur Utama Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari menandatangani  Nota Kesepahaman (MoU) tentang Layanan Penerimaan Pembayaran Pajak Daerah Melalui Teknologi Host to Host dan Layanan Penyediaan Alat Perekaman Data Transaksi Usaha bersama empat Walikota yaitu Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, Walikota Dumai Drs H Zulkifli As MSi, Walikota Batam HM Rudi SE MM, Walikota Tanjungpinang H Syahrul SPd dan dua bupati yaitu Bupati Siak H Syamsuar dan Bupati Bintan H Apri Sujadi SSos, Rabu (28/11/2018) di Hotel Planet Holiday Batam.

MoU yang sama juga dilaksanakan oleh Dirut Bank Sumsel Babel Muhammad Adil dengan Walikota Palembang H Harnojoyo SSos, Walikota Lubuk Linggau SN Prana Putra Sohe, Walikota Pagar Alam Alpian Maskoni, Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, Walikota Pangkalpinang H Maulan Aklil, SIP MSi, Bupati Bangka Tengah DR Ir H Ibnu Saleh MM dan Bupati Belitung H Sahani Saleh SSos. Dirut Bank Jambi Drs M Jani SH dengan Walikota Jambi DR H Syarif Fasha ME, Dirut Bank Lampung Eria Desomsoni dengan Walikota Bandarlampung Herman HN dan Dirut Bank Bengkulu H Agusalim SE ME dengan Walikota Bengkulu H Helmi.

KPK RI melakukan peran pencegahannya dan mendorong para kepala daerah bupati/walikota serta gubernur untuk menerapkan governance secara konkret, di antaranya melalui pajak online. 

Pemko Batam bersama Bank Riau Kepri telah dijadikan role model oleh KPK RI mengenai pajak online sehingga PAD terkait dengan pajak, hotel, restoran dan hiburan serta retribusi parkir dapat diminimallisasi kebocorannya.

Pemko Batam sebagai role model yang didukung oleh Bank Riau Kepri telah membuktikan penerapan pajak online ini dengan meningkatnya PAD di bidang pajak, hotel, restoran dan hiburan serta retribusi parkir sebesar 20 perse., Bahkan bilamana target pemasangan tapping box ini terealisasi sebanyak 1600 unit pada wajib pajak di Kota Batam akan dapat meningkat sebesar 100 persen.

Untuk Bank Riau Kepri sendiri yang telah menandatangani MoU bersama masing-masing bupati/walikota tersebut menargetkan pada tahun 2019 nanti untuk Kota Pekanbaru akan terpasang sebanyak 2500 unit tapping box, Kota Batam sebanyak 1500 unit, Kota Tanjungpinang sebanyak 400 unit, Kota Dumai sebanyak 400 unit dan Kabupaten Bintan sebanyak 400 unit. 

Selanjutnya dari hasil pembicaraan Dirut Bank Riau Kepri DR Irvandi Gustari dengan Gubernur Riau Terpilih Syamsuar, direncanakan untuk seluruh tempat usaha di Kabupaten/Kota Provinsi Riau diwajibkan memasang tapping box.

Penandatanganan MoU ini dihadiri Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim dan Gubernur Kepri Nurdin Basirun beserta Wakil Gubernur Kepri H Isdianto SSos MM serta seluruh bupati dan walikota wilayah Riau dan Kepri dan 500 wajib pajak di Kota Batam. 

Kegiatan ini bertujuan untuk memaksimalkan potensi pendapatan daerah dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya administrasi pengelolaan yang bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN).

Wakil Ketua KPK RI Basaria Panjaitan menyatakan KPK akan memberikan pendampingan terhadap Pemerintah Daerah yang memiliki potensi pajak tinggi di bidang pariwisata, dengan melakukan pengawasan dan pemantauan dengan sistem, atas kepatuhan wajib pajak (WP) atau wajib pungut (WAPU) dalam pemenuhan kewajiban pajak daerah yang terhutang, terutama pajak hotel, restoran, hiburan dan parkir.

Sistem online ini terintegrasi dan terkoneksi langsung dengan Bank Riau Kepri, sehingga bisa dipantau secara real time. Sistem ini akan terus berkembang dan akan diterapkan pada seluruh sektor pajak. 

Pada kesempatan yang sama Walikota Batam HM Rudi SE MM menyampaikan, Pemko Batam sudah bekerja sama dengan Bank Riau Kepri untuk mengelola pajak secara online dengan memasang tapping box di beberapa tempat seperti restoran, hotel, tempat hiburan dan parkir, dengan target pemasang sebanyak 500 unit, namun sampai Oktober 2018  lalu, unit yang terpasang masih 301 tapping box. Menurut Rudi langkah ini efektif untuk menghindari kebocoran pajak dan retribusi daerah. Taping box ini tidak mengubah regulasi, hanya saja ingin mengetahui transaksi pajak restoran. (FB/Adv)