Salam Tahniah Hari Guru kepada para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa. Sesungguhnya jasa guru tak berbilang karena tak memang tak terbilang. Tanpamu aku bukan siapa-siapa. ***

Presiden Jokowi Ditabalkan Gelar Adat Datuk Seri Setia Amanah Negara oleh LAMR

Atas kebijaksanaannya mengatasi bencana kabut asap di Riau, LAMR menabalkan gelar Datuk Setia Amanah Negara kepada Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Iriana. (Foto: Hms Polda Riau)

Atas kebijaksanaannya mengatasi bencana kabut asap di Riau, LAMR menabalkan gelar Datuk Setia Amanah Negara kepada Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Iriana. (Foto: Hms Polda Riau)

Serantau Riau

Sabtu, 15 Desember 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) menabalkan gelar kehormatan adat Datuk Seri Setia Amanah Negara kepada Presiden RI Joko Widodo, Sabtu (15/12/2018). 

Setelah direncanakan beberapa waktu lalu, akhirnya penabalan gelar adat dilakukan kepada Jokowi. Jokowi yang sudah tiba di Pekanbaru sejak Jumat malam (14/12/2018), didampingi istri, Iriana.

Selain dihadiri pengurus LAMR dan pengurus Lembaga Adat Melayu kabupaten/kota di Riau, Gubernur Riau H Wan Thamrin Hasyim juga hadir bersama Forkopimda Riau. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian pun tampak hadir di LAMR, sekaligus mengawal Presiden RI ini saat berada di LAMR.

Perhelatan adat yang digelar di Balai Adat Riau ini berlangsung hikmad sebagaimana acara-acara adat LAMR yang telah dilakukan sebelumnya. Hanya saja, pemeriksaan ketat terhadap tamu yang datang memakai metal detektor. Padahal pada acara LAMR biasanya tidak ada pemeriksaan begini.

Usai menerima gelar adat dari LAMR, Jokowi mengucapkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada pengurus LAMR. "Ya, hari ini saya telah menghadiri penabalan gelar adat di LAMR. Terima kasih atas gelar yang diberikan," ucapnya.

Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat LAMR Datuk Seri H Al azhar mengatakan, pemberian gelar adat kepada Presiden RI karena dinilai berhasil "memadamkan" kabut asap yang melanda Riau. Apalagi persoalan kabut asap seperti tak ada penyelesaiannya. Namun sejak Jokowi menjabat sebagai presiden, kabut asap tidak ada lagi di Riau. Karena itulah LAMR merasa perlu memberikan gelar adat pada Jokowi.

Ditambahkan Ketua Dewan Pimpinan Harian Datuk Seri Syahril Abu Bakar, sudah beberapa tahun belakangan bencana kabut asap tak terjadi lagi di Riau. Kabut asap pun sudah mulai melanda Riau sejak 1997 silam. Hampir tiap tahun selama beberapa pertengahan tahun 2000-an, kabut asap pasti ada di Riau. Bahkan "diekspor" sampai ke negara jiran Malaysia dan Singapura.

"Kini asap tidak terjadi lagi. Sebab itulah Presiden RI diberikan gelar adat," ungkapnya. (FB)