Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Nilai Ekspor Riau Turun 9,24 Persen

Kepala BPS Riau saat berdiskusi bersama insan pers, usai pemaparan mengenai ekspor-impor Riau di kantornya. (Foto: Fitri Burhan)

Kepala BPS Riau saat berdiskusi bersama insan pers, usai pemaparan mengenai ekspor-impor Riau di kantornya. (Foto: Fitri Burhan)

Serantau Riau

Ahad, 23 Desember 2018

Pekanbaru - serantauriau.news - Nilai ekspor Provinsi Riau pada Oktober 2018 sebesar US$ 1.25 miliar, mengalami penurunan 9,24 persen dibanding ekspor September 2018 lalu.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Ir Aden Gultom MM, beberapa waktu lalu di kantornya memaparkan hal itu. "Demikian juga ekspor nonmigas Oktober 2018 sebesar US$ 1.07 miliar, mengalami penurunan 8,95 persen dibanding ekspor nonmigas September 2018," sebut Aden.

Untuk kontribusi seluruh ekspor Riau terhadap nasional sebesar 7,88 persen. 

"Secara kumulatif nilai ekspor Riau Januari-Oktober 2018 sebesar US$ 13.48 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 2,13 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. Sebaliknya, ekspor nonmigas sebesar US$ 11.19 miliar, mengalami penurunan sebesar 0,36 persen," terang Aden.

Sementara itu, nilai impor Riau Oktober 2018 sebesar US$ 124.42 juta, mengalami kenaikan sebesar 22 persen dibanding impor September 2018. Demikian pula impor nonmigas Oktober 2018 sebesar US$ 120.94 juta, mengalami kenaikan sebesar 48,68 persen dibanding impor nonmigas September 2018. 

Adapun, kontribusi seluruh impor Riau terhadap nasional sebesar 0,71 persen. 

Secara kumulatif, nilai impor Riau Januari-Oktober 2018 sebesar US$ 1.30 miliar atau meningkat sebesar 19,93 persen, dibanding periode yang sama tahun 2017. Demikian pula impor nonmigas mencapai US$ 1.10 miliar atau meningkat 23,23 persen. (FB)