serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Masyarakat Kuansing Digegerkan Penemuan Mayat di Bendungan Rawang Udang

Kapolsek Benai langsung terjun meninjau temuan mayat warga Desa Talontam di bendungan irigasi Rawang Udang dalam keadaan tertelungkup,. (Foto: Dok Polsek Benai)

Kapolsek Benai langsung terjun meninjau temuan mayat warga Desa Talontam di bendungan irigasi Rawang Udang dalam keadaan tertelungkup,. (Foto: Dok Polsek Benai)

Irwan S Benai

Sabtu, 29 Desember 2018

Benai - serantauriau.news - Masyarakat Desa Talontam, Kecamatan Benai digegerkan dengan penemuan mayat Juniati (53) di irigasi Danau Rawang Udang Talontam Benai, kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi. Sabtu (29/12/2018) sekitar pukul 09.13 WIB.

Juniati atau biasa dipanggil Uni,  merupakan warga desa Talontam Benai ini ditemukan sudah tak bernyawa di bendungan irigasi Rawang Udang Talontam Benai oleh saksi Yuhendri bersama Masyarakat Talontam setelah dilakukan pencarian korban.

Kapolsek Benai Iptu Dadan Wardan Sulia saat dikonfirmasi wartawan menjelaskan, sekitar  pukul 05.30 wib korban pergi ke luar rumah buang air besar ke bendungan irigasi Rawang Udang. 

Tidak seperti biasanya, hingga pukul 08.00 WIB korban belum juga pulang. Anak korban kwatir dan memberitahu tetangga bahwa orang tuanya (korban) belum pulang-pulang ke rumah setelah buang air besar. Anak korban beserta warga dan Kepala Desa Talontam Benai pergi mencari korban.

Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan oleh Yuhendri dan warga Desa Talontam di bendungan irigasi Rawang Udang dalam keadaan tertelungkup sekitar pukul 09.13 WIB.

Selanjutnya warga mengangkat korban ke atas irigasi dan ditemukan pada leher korban ada bekas luka memanjang tetapi tidak tembus ke leher. Kemudian Kades Talontam melaporkan kejadian tersebut kepada Kapolsek Benai.

Atas laporan masyarakat tersebut, Kapolsek Benai Iptu Dadan Wardan Sulia bersama personil langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mencari saksi-saksi dan melakukan Olah TKP. Selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Benai untuk dilakukan visum.

Hasil visum luar oleh dr H Armen Suheri MKes, rusuk kanan lebam, leher ditemukan luka robek 9 cm, luka di pelipis mata kanan, dan luka di atas telinga kanan. Selanjutkan mayat tersebut akan diotopsi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru. 

Keterangan sementara penemuan mayat tersebut masih dalam penyelidikan Reskrim apakah korban pembunuhan atau tidak. "Kami masih menunggu hasil otopsi," pungkasnya Kapolsek kepada serantauriau.news. (ISB)