Media Online serantauriau.news mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriah. Minal Aidin Walfaizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita kembali kepada fitrah yang dirahmati dan diampuni dosa-dosanya, dilipatgandakan pahalanya, dan menjadi insan yang taqwa.***

Berikan Payung Hukum Transportasi ‘Online’, Presiden: Agar Semua Diuntungkan

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai acara Silaturahmi dengan Pengemudi Online di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019). (Foto: Humas/Jay)

Presiden Jokowi menjawab pertanyaan wartawan usai acara Silaturahmi dengan Pengemudi Online di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019). (Foto: Humas/Jay)

Serantau Riau

Sabtu, 12 Januari 2019

Jakarta - serantauriau.news - Pemerintah ingin memberikan sebuah payung hukum yang jelas mengenai kegiatan transportasi online ini biar semuanya jelas.

“Kita sudah membuat Peraturan Menteri (Perhubungan, red) Nomor 118 Tahun 2018 dan masih digodok lagi untuk ojek online-nya tahun 2018,” ujar Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri acara Silaturahmi dengan Pengemudi Online di JI Expo, Kemayoran, Jakarta, Sabtu (12/1/2019).

Semua, lanjut presiden, mempunyai payung hukum untuk bekerja dan pemerintah memonitornya di lapangan.
“Yang paling penting adalah kalau pekerjaan ini yg memberikan sebuah ruang kerja bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai keuntungan bagi masyarakat, aplikator ataupun pengemudi, presiden menjawab bahwa semuanya harus berada di posisi yang diuntungkan.

“Sini senang, di sana senang, semuanya harus senang,” ujar presiden.

Mengenai target selesainya peraturan ojek online, Presiden menjawab, undang-undang untuk roda dua memang secara hukum internasional itu tidak ada.
“Oleh sebab itu, kita memberikan payung hukum lewat peraturan menteri, ada diskresi di situ dan targetnya secepat-cepatnya,” pungkas presiden. (RAH/EN)