serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Berhasil Ditangkap, Pembantai Burung Rangkong yang Viral di Medsos

Pelaku mutilasi Burung Rangkong diamankan di Polres Kuansing dengan barang bukti bagian-bagian Burung Rangkong yang  dipotong- potong sebagaimana  viral di media sosial.  (Foto: Ist)

Pelaku mutilasi Burung Rangkong diamankan di Polres Kuansing dengan barang bukti bagian-bagian Burung Rangkong yang  dipotong- potong sebagaimana  viral di media sosial.  (Foto: Ist)

Andi Saputra

Selasa, 08 Januari 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Pembantaian Burung Rangkong (Bucheros sp.) yang diviralkan oleh pelaku dan kawan_kawannya membuat Tim Rescue Balai Besar KSDA Riau bergerak cepat memburu ke TKP. 

Pada 9 Januari 2019 Kepala Bidang KSDA Wilayah I Mulyo Hutomo memerintahkan Kepala Seksi Wil l Laskar Jaya Permana untuk menyusuri keberadaan pelaku. Namun sampai Kamis, 10 Januari 2019 jejak pelaku belum juga terlacak meskipun perangkat desa dan beberapa warga sudah diminta informasi.

Pantang menyerah tim membangun koordinasi dengan Polres Kuantan Sengingi untuk melacak keberadaan pelaku.  

Akhirnya dengan kerja sama yang solid Sabtu, 12 Januari 2019 Kanit Reskrim  Polres Kuansing Ronaldi Alfren, menghubungi  Kepala Bidang KSDA Wil l dan menyampaikan bahwa Reskrim Polres Kuansing telah mengamankan  seorang pelaku pembantai  Burung Rangkong pada hari Jumat, 11 Januari 2019 sekitar pukul 19.00 WIB, namun  satu orang berhasil melarikan diri saat dilakukan penangkapan di areal kebun di Kecamatan Gunung Toar Kuansing.

Dilaporkan pelaku berinisial ENH, tidak ber-KTP  dan berasal dari luar daerah.

Saat ini pelaku duamankan di Polres Kuansing dengan barang bukti bagian-bagian Burung Rangkong yang  dipotong- potong sebagaimana  viral di media sosial. Pelaku yang tertangkap berperan sebagai pemegang burung saat dipotong, sedang pelaku pemotong burung melarikan diri.

Rencananya pada hari Selasa, 15 Januari 2019 Penyidik Polres Kuansing akan ke Kantor Balai Besar KSDA Riau untuk memohon BAP saksi Ahli.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono mengapresiasi dan berbangga atas kerjasama yang solid antara Balai Besar KSDA  Riau Bidang KSDA Wil. l dengan Polres Kuansing yang  berhasil menangkap pembantai Burung Rangkong tersebut. (AS)