Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Belum Terlaksana, Eksploitasi Migas di 11 Blok di Riau

Ada 11 blok yang saat ini diekplorasi, namun memang belum ada indikasi potensi. Jadi semuanya masih mengitung, belum dieksploitasi. (Foto: MCR)

Ada 11 blok yang saat ini diekplorasi, namun memang belum ada indikasi potensi. Jadi semuanya masih mengitung, belum dieksploitasi. (Foto: MCR)

Serantau Riau

Senin, 21 Januari 2019

Pekanbaru - serantauriau.news  - Kegiatan eksplorasi Migas pada 11 blok di Riau hingga saat ini belum ada indikasi potensi penggarapan untuk mengangkat minyak keluar permukaan (eksploitasi). Termasuk 1 blok Migas di Muara Fajar.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Riau Indra Agus Lukman mengatakan, ada banyak faktor penyebab mengapa kegiatan eksploitasi Migas belum bisa dilaksanakan pada sumur-sumur baru ini.

Di antaranya belum ada keseimbangan antara modal investasi dengan kemungkinan hasil produksi Migas tersebut. Oleh sebab itu pihak pengembang cenderung masih menahan diri.

"Lebih kurang ada 11 blok yang saat ini diekplorasi, namun memang belum ada indikasi potensi. Jadi semuanya masih mengitung," katanya,, di Kantor ESDM Provinsi Riau, seperti dilansir dari laman Pemprov Riau, Senin (21/1/2019). 

Dikatakannya, sejauh ini potensi itu belum bisa diperkirakan hasilnya. Di antara blok-blok Migas yang saat ini masih dalam tahapan eksplorasi terdapat di beberapa daerah di Riau, di antaranya blok Migas di perbatasan Kuansing-Kampar, Kampar, Pelalawan dan Pekanbaru. 

"Dari 11 belum ada yang mengindikasikan bisa diproduksi, selain itu ada hitungan bisnis karena harga minyak dianggap belum cocok makanya kegiatan eksploitasi belum dilakukan," sambungnya. (MCR/mtr)