Tahniah  Hari Jadi Ke-64 Provinsi Riau, 9 Agustus 2021 dan HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021. Semoga cepat bangkit dan bebas dari belenggu pandemi. Dirgahayu Provinsi Riau! Dirgahayu Republik Indonesia!***

 

Ternyata, Desa-desa di Riau Sudah Berkembang

Pemandangan salah satu desa di Kuansing. Kebanyakan desa-desa di Riau pada kategori desa berkembang. (Foto: Facebook Masril Ardi)

Pemandangan salah satu desa di Kuansing. Kebanyakan desa-desa di Riau pada kategori desa berkembang. (Foto: Facebook Masril Ardi)

Fitri Burhan

Senin, 21 Januari 2019

WILAYAH pedesaan di Riau ternyata tidak begitu tertinggal alias berada pada kategori "tengah-tengah". 

Kondisi tersebut ditunjukkan oleh angka Indeks Pembangunan Desa (IPD) di seluruh Provinsi Riau pada 2018 lalu.

Sesuai hasil pengkategorian IPD di Provinsi Riau tahun 2018 lalu, terbanyak desa-desa di Riau berada pada kategori desa berkembang. Yakni sebanyak 1.405 desa (87,43 persen). Sedangkan kategori desa mandiri sebanyak 114 desa (7,09 persen). 

Untuk desa tertinggal jumlahnya paling sedikit, 88 desa (5,48 persen).

IPD yang dihitung menunjukkan tingkat perkembangan desa, dengan status tertinggal, berkembang dan mandiri. "Untuk Riau, paling dominan kategori desa berkembang," papar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Ir Aden Gultom MM, belum lama ini, ketika menjelaskan Hasil Pendataan Potensi Desa (Podes) Provinsi Riau 2018.

Ditambahkannya, Podes tidak didata tiap tahun. Namun tiga kali dalam 10 tahun.

"Kita buka bagaimana kondisi desa di Riau dan seluruh Indonesia," terangnya, ketika ditemui di kantor BPS Riau.

Lebih rinci, hasil Podes 2018 di Riau, tercatat 1.875 wilayah administrasi pemerintahan setingkat desa di Provinsi Riau. Terdiri dari 1.607 desa dan 268 kelurahan. Podes juga mencatat sebanyak 169 kecamatan dan 12 kabupaten/kota. Namun sesuai namanya, untuk Podes yang didata hanya wilayah pedesaan. Tidak untuk wilayah kelurahan, walaupun setingkat desa.

Untuk Podes 2018, IPD Provinsi Riau pada tahun 2018 sebesar 63,54, meningkat 4,50 poin dibandingkan tahun 2014 sebesar 59,04. 

Adapun, Indeks Pembangunan Desa disusun berdasarkan lima dimensi. Yakni Dimensi Pelayanan Dasar, Dimensi Kondisi Infrastruktur, Dimensi Transportasi, Dimensi Pelayanan Umum dan Dimensi Penyelenggaraan Pemerintah Desa. Pada tahun 2018, semua dimensi penyusun IPD di Riau mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan tahun 2014.

Dimensi dengan kenaikan tertinggi berupa Penyelenggaraan Pemerintah Desa, yaitu sebesar 11,06 poin. Sedangkan dimensi dengan kenaikan terkecil adalah Pelayanan Umum, hanya sebesar 0,70 poin. ***