serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

Baznas Kuansing Gelar Raker Tahun 2019

Rapat Kerja 2019, BARNAZ Kuansing dihadiri Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau H.Erwin, Asisten III Setda Kuansing DR Agus Mandar, Ketua BAZNAS Kuansing H.Chaidir Arifin beserta pengurus dan jajaran se-Kuansing.  (Foto: Hms Pemkab Kuansing)

Rapat Kerja 2019, BARNAZ Kuansing dihadiri Wakil Ketua BAZNAS Provinsi Riau H.Erwin, Asisten III Setda Kuansing DR Agus Mandar, Ketua BAZNAS Kuansing H.Chaidir Arifin beserta pengurus dan jajaran se-Kuansing. (Foto: Hms Pemkab Kuansing)

Irwan S Benai

Sabtu, 26 Januari 2019

Telukkuantan - serantauriau.news - Badan Amil Zakat Nasional  (BAZNAS) Kabupaten Kuantan Singingi adakan rapat kerja tahun 2019 bertempat di Gedung Narosa Kamis (24/01/2019).

Hadir dalam kegiatan ini Wakil ketua BAZNAS Provinsi Riau H.Erwin, Asisten III bidang Perekonomian Setda Kuansing DR.Agus Mandar, Ketua BAZNAS Kuansing H.Chaidir Arifin beserta pengurus, seluruh perwakilan OPD dan Kabag di lingkungan Pemerintah Daerah Kuantan Singingi, serta pengurus BAZNAS se Kuantan Singingi. 

Asisten III DR Agus Mandar mewakili Bupati Kuansing H Mursini dalam sambutannya menyampaikan, pada tahun 2019 Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi akan menerapkan Single Salery dalam bentuk tambahan penghasilan  pegawai (TPP). Sehingga potensi zakat dari sektor publik khususnya pegawai Pemerintah Daerah akan dapat dipungut secara maksimal. 

Selain itu kata Agus Mandar, dalam upaya efektifitas dan efisiensi distribusi zakat dan menunjang program BAZNAS Kuansing, seperti Program Kuansing Sehat, Kuansing Cerdas dan Kuansing Sejahtera, perlu adanya sinergitas dengan Pemerintah Daerah dan stakeholder terkait dalam suatu wadah tim koordinasi percepatan pananggulangan kemiskinan daerah (TKPKD) Kuansing, serta meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar menyalurkan zakat melalui BAZNAS Kuansing," katanya.

Selanjutnya Kepala BAZNAS Kuantan Singingi Drs Chaidir Arifin menyambut baik program Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi yang akan menerapkan sistem single salery dalam bentuk tambahan penghasilan pegawai (TPP), sehingga potensi zakat, sambung Chaidir,  dari sektor publik, khususnya pegawai Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi yang berjumlah lebih kurang 5.300 orang,  dapat dipungut secara optimal setiap bulan sehingga bisa ditargetkan dalam 1 tahun," urai Chaidir.

"Zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai dengan intruksi Bupati Kuansing,  hanya mencakup gaji pokok, sedangkan tunjangan dan pendapatan lain dari ASN masih belum disalurkan ke Baznas, karena masih dilakukan verifikasi," ucap Chaidir.

Selanjutnya ketua BAZNAS Kuansing Chaidir Arifin  berharap ke depannya intruksi Bupati terkait  pemotongan zakat dari ASN akan  disampaikan secara rinci dan diperbanyak.

Di tempat yang sama H.Erwin Wakil ketua BAZNAS Riau mendorong BAZNAS Kuantan Singingi untuk dapat lebih giat lagi melakukan pengumpulan zakat dari berbagai bidang, sekaligus dapat  menata penyaluran zakat lebih merata ke berbagai daerah di Kabupaten Kuantan Singingi," tegas Erwin. (ISB)