Kemerdekaan itu adalah situasi di mana kita terlepas dari cengkraman penjajahan bangsa lain secara ekonomi dan politik. Jangan hanya teriak merdeka, bila kita masih terjajah.  Dengan semangat 45: Dirgahayu Kemerdekaan RI ! Semoga kita menjadi bangsa berdaulat, sejahtera secara utuh dan menyeluruh, berjalan dengan kepala tegak di atas kaki sendiri. Insyaallah. #BerkaryaNegeriMaju

Temui Kastaf Kepresidenan, Gubri Ingin Pembangunan Riau Tak Terkendala

Pertemuan empat mata Gubri dan Moeldoko  melaporkan banya hal terkait Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubri Wan Thamrin Hasyim terhitung 19 Februari nanti. (Foto: MCR)

Pertemuan empat mata Gubri dan Moeldoko  melaporkan banya hal terkait Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubri Wan Thamrin Hasyim terhitung 19 Februari nanti. (Foto: MCR)

Serantau Riau

Sabtu, 09 Februari 2019

Jakarta - serantauriau.news - Jelang berakhirnya kepemimpinan Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim, orang nomor satu di Riau ini menemui Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di Jakarta. Salah satu pembicaraannya bersama mantan Panglima TNI tersebut, yakni meminta agar tak ada lagi waktu sela usai akhir masa jabatannya nanti pada 19 Februari nanti.

"Pak Gubernur minta saat kepemimpinannya nanti berakhir langsung dilanjutkan Gubernur yang baru. Intinya jangan sampai ada masa sela lagi," kata Asisten I Setdaprov Riau, Ahmad Syah Harofie, seperti dilansir dari laman Pemprov Riau, Jumat (8/2/2019).

Hal itu dimaksudkan agar proses pembangunan di Bumi Melayu Riau ini tak terkendala. Karena memang sejatinya kehadiran kepemimpinan definitif sangat diperlukan untuk mendorong percepatan pembangunan berikutnya. 

Pada kesempatan ini, berbagai laporan juga disampaikan kepada Moeldoko terkait proses pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Riau. Seperti jalan tol Pekanbaru-Dumai. 

Kemudian Gubri juga melaporkan terkait embarkasi haji antara, rencana perpanjangan run way 2.600 meter menjadi 3 kilometer. Mempertanyakan kelanjutan rencana pembangunan jalan tol Riau-Sumatera Barat. Termasuk pembangunan Jembatan Siak IV yang dalam waktu dekat akan diresmikan.

Pertemuan berlangsung empat mata ini berlangsung lebih kurang 40 menit. Moeldoko sendiri mengapresiasi atas kehadiran orang nomor satu di Riau ini. Sebagai informasi, Akhir Masa Jabatan (AMJ) Gubri Wan Thamrin Hasyim terhitung 19 Februari nanti.

Sebelumnya Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan memastikan pelantikan Gubri dan Wagubri terpilih Syamsuar-Edy Natar Nasution dilantik tepat usai AMJ berakhir.

Hanya saja, Karo Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Riau Sudarman saat dikonfirmasi perihal persiapan kepastian rencana pelantikan tersebut belum mendapatkan kabar dari pihak Istana sampai hari ini. (MCR/mtr)