Kemerdekaan itu adalah situasi di mana kita terlepas dari cengkraman penjajahan bangsa lain secara ekonomi dan politik. Jangan hanya teriak merdeka, bila kita masih terjajah.  Dengan semangat 45: Dirgahayu Kemerdekaan RI ! Semoga kita menjadi bangsa berdaulat, sejahtera secara utuh dan menyeluruh, berjalan dengan kepala tegak di atas kaki sendiri. Insyaallah. #BerkaryaNegeriMaju

Gubri Syamsuar Janji Pegang "Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendikan Kitabullah"

Gubri Syamsuar bersama Wagubri Edy Natar Nasution berjanji pegang teguh

Gubri Syamsuar bersama Wagubri Edy Natar Nasution berjanji pegang teguh "Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah", usai ditepungtawari di LAMR. (Foto: Fitri Burhan)

Serantau Riau

Jumat, 22 Februari 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Gubernur Riau (Gubri) yang baru saja dilantik, Drs Syamsuar MSi mengaku akan menjalankan pemerintahan, sesuai pepatah Melayu, adat bersendi syarak, syarak bersendikan kitabullah.

"Salah satunya, saya dan pasangan wakil gubernur saya akan membangun pondok-pondok Tahfiz Quran," janji Syamsuar, usai ditepungtawari pengurus Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Kamis petang (21/2/2019).

Syamsuar ditepungtawari pengurus LAMR dan tokoh adat Riau bersama pasangan Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution.

Dilanjutkan Syamsuar, berkaitan budaya dan nilai-nilai kemelayuan yang akan ditegakkan di Riau, akan ada beberapa Perda yang hendak disusun.

Ia juga mengaku telah berkonsultasi atau diskusi bersama tokoh-tokoh adat di Riau. Sehingga nantinya ada grand design, bagaimana nantinya nilai-nilai budaya Melayu yang diterapkan serta dipaparkan ke publik.

"Dengan adanya grand design itu, siapa pun pemimpin Riau, tetap ada acuannya. Jadi bukan ganti pemimpin, ganti pula acuan kebijakannya," jelas Syamsuar. (FB)