Media Online serantauriau.news mengucapkan tahniah dan sukses atas pelantikan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dan Wakil Gubernur Brigjen TNI  (Purn.) H Edy Natar Nasution oleh Presiden Ir H Joko Widodo di Istana Negara, 20 Februari 2019. Semoga Bumi Melayu Riau Menjadi Lebih Baik. ***

 

Sertifikasi WBTb, Riau Usulkan 61 Karya Budaya

Raja Yoserizal Zen, Kadis Kebudayaan Provinsi Riau. (Foto: Ist)

Raja Yoserizal Zen, Kadis Kebudayaan Provinsi Riau. (Foto: Ist)

Serantau Riau

Kamis, 28 Februari 2019

Jakarta - serantauriau.news - Pertemuan Pemangku Kepentingan untuk Penetapan Warisan Budaya Takbenda (WBTb) tahun 2019, hari ini digelar di Jakarta. Riau melalui Dinas Kebudayaan mendaftarkan sebanyak 61 karya budaya untuk ditetapkan menjadi WBTb oleh Kemendikbud RI.

Bertempat di Hotel Millennium Sirih Jakarta, seluruh Dinas terkait se-Indonesia mengikuti sejumlah rangkaian yang secara resmi dibuka petang ini oleh Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kemendikbud.

Mewakili Dirjen Kebudayaan, Nadjamuddin Ramli menyampaikan, sekitar 600 lebih karya budaya dari berbagai daerah telah masuk ke sekretariat. 

“Hingga Selasa (26/02 red) baru sekitar 180 usulan karya budaya yang memenuhi syarat administrasi. Dan pada tahun ini kita hanya menetapkan 200 karya budaya saja,” sebutnya saat menyambut dan membuka kegiatan yang akan berlangsung hingga Jumat nanti (1/3). 

BPNB (Balai Pelestarian Nilai Budaya) Tanjungpinang bersama

Dinas Kebudayaan Provinsi Riau selaku OPD yang bertanggung jawab menangani pengusulan di tingkat daerah, telah menyampaikan sebanyak 61 karya budaya. 

Merespon pentingnya partisipasi aktif dari Kabupaten/Kota, sejumlah karya budaya tersebut diharapkan bisa lolos di tahap awal penyeleksian formulir dan administrasi.

“Disbud Riau telah menghimpun 61 karya budaya ke Kemendikbud hingga batas akhir yang ditentukan. Namun, kendala yang dihadapi ialah masih ada kabupaten/kota yang kurang serius untuk melengkapi data pendukung yang wajib disampaikan selain formulir pengusulan penetapan WBTb,” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau Raja Yoserizal Zen.

Dikatakannya, sejak Dinas Kebudayaan Provinsi Riau berdiri, sudah 25 karya budaya yang diperjuangkan sehingga saat ini Riau sudah memiliki 35 WBTb yang bersertifikat sejak tahun 2013. Karya budaya tersebut adalah:

WBTb 2013

1.Tenun Siak (Siak)

WBTb 2015

1. Koba (Roman Hulu)

2. Pacu Jalur (Kuantan Singingi)

3. Menu (Pelalawan)

WBTb 2016

1. Bedewo Bonai (Roman Hulu)

2. Calempong Oguong (Kampar)

3. Rebus Inhu (Indragiri Hulu)

4. Nyanyi Panjang (Pelalawan)

5. Randai Kuantan (Kuantan Singingi)

6. Joget Sonde (Meranti)

 

WBTb 2017

1. Batobo (Kampar)

2. Rumah Lontiok (Kampar)

3. Silat Perisai (Kampar)

4. Sijobang Buwong Gasiong (Kampar)

5. Manongkah (Indragiri Hilir)

6. Onduo Rokan (Rokan Hulu)

7. Perahu Beganduang (Kuantan Singingi)

8. Tunjuk Ajar Melayu (Riau)

9. Selembayung Riau (Riau)

10. Zapin Api (Bengkalis)

11. Siapin Meskom (Bengkalis)

WBTb 2018

1. Silek Tigo Bulan (ROKAN Hulu)

2. Ratik Bosa / Ratik Togak (Rokan Hulu)

3. Luka Foto Riau (Rokan Hulu)

4. Ghatib Beghanyut (Siak)

5. Syair Siak Sri Indrapura (Siak)

6. Tari Gendong (Siak, Meranti, Bengkalis)

7. Mayat Kuansing /Mayat Rantau Kuantan (Kuantan Singingi)

8. Bandung Indragiri Hulu (Indragiri Hulu)

9. Silat Pangeran (Kuantan Singingi)

10. Belian (Pelalawan)

11. Basiacuong (Kampar)

12. Psantun Atau (Kampar)

13. Badondong (Kampar)

14. Kritik Adat Kampar (Kampar)

Sementara untuk tahun 2019, Provinsi Riau mengusulkan karya budaya sebagai berikut:

1. Burung Kwayang

2. Upah-Upah

3. Tari Cegak

4. Silek Rokan

5. Sikusang

6. Ratok

7. Ketitah Losong

8. Antaukopa

9. Balimau Potang Mogang

10. Upacara Bergito

11. Sampan Kolek

12. Sampan Kotak

13. Asidah

14. Lempok

15. Dedap Durhaka

16. Zapin Pecah Duabelas

17. Zapin Siak

18. Tasik Putri Pepuyu

19. Begawai

20. Mauwo Danau

21. Surat Kapal

22. Tari Persembahan

23. Sempolet

24. Sicuriang

25. Penabalan Gelar Adat

26. Nasi Kuning

27. Balai Mukun

28. Togak Tonggol

29. Tari Poang

30. Bab Al-Qawa’id

31. Bubur Asyuro

32. Tepuk Tepung Tawar

33. Dikei Sakai

34. Gambus Selodang

35. Kompang

36. Nyanyi Panjang Sutan Pominggie

37. Nyanyi Panjang Tuanku Malin Dewa

38. Nyanyi Panjang Bujang Tianang

39. Nyanyi Panjang Lanang Bisai

40. Nyanyi Panjang Balam Ponganjuw

41. Tirik Laran

42. Syair Khabar Kiamat

43. Manopeng

44. Madihin Inhil

45. Sampan Leper

46. Tempuling

47. Pantolan

48. Pentol

49. Gendang Buluh

50. Kelintang

51. Sistem Paret

52. Semah Kampung

53. Kuda Lumping Inhil

54. Bakaroh

55. Tari Sondang

56. Mancokan

57. Bapukong

58. Pengantin Subuh

59. Berdah Inhil

60. Sistem Istilah Kekerabatan Riau

61. Olang-Olang

Karena masih banyak data pendukung yang belum memenuhi persyaratan, bahkan keterlambatan pengiriman kelengkapan dari Kabupaten/Kota, maka menjelang deadline, Riau hanya melengkapi 25 karya budaya saja.

"Ini tentu saja sangat disayangkan. Sebab, ketika uji kelayakan bahan usulan, tentulah Riau memiliki peluang yang kecil jika dibandingkan dengan provinsi yang mengirimkan lebih banyak lagi," ungkap Yoserizal.

Menurut Kadisbud, tahun depan, Provinsi Riau melalui Dinas Kebudayaan harus lebih giat dan serius dalam proses pengakuan karya budaya ini oleh Kemdikbud. 

"Sebab, begitu banyak khasanah yang kita miliki harus bersertifikat, sehingga pelaku dan karya-karya budaya itu bisa berkembang dan tidak punah, bahkan bisa diusulkan sebagai warisan budaya dunia ke sidang UNESCO,' tukasnya meyakinkan. (FB)