Media Online serantauriau.news mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Ramadan 1440 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita mendapat rahmat dan ampunan serta amal ibadah kita dilipatgandakan dan diterima Allah SWT. Aamiin Yra.***

Kawasan Karhutla Terus Diinventarisir

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah sedemikian masif tapi potensi Karhutla tetap saja .besar dan harus diwaspadai dan dicarikan solusi. (Foto: MCR)

Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Riau sudah sedemikian masif tapi potensi Karhutla tetap saja .besar dan harus diwaspadai dan dicarikan solusi. (Foto: MCR)

Serantau Riau

Rabu, 13 Maret 2019

Pekanbatu - serantauriau.news - Langkah pengawasan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan secara berkelanjutan. Poin ini menjadi perhatian, karena angka Karhutla terus terjadi, sudah tergolong tinggi dan tersebar di beberapa daerah di Riau.

Dengan langkah tersebut diharapkan juga menjadi bagian dari menginventarisir kawasan Karhutla yang masih terpantau. Diharapkan ke depan angka Karhutla dapat menurun seiring dengan upaya-upaya yang dilakukan satgas bersama stakeholder terkait.

Plt BPBD Provinsi Riau Ahmad Syah Harrofie mengatakam, pihaknya terus menginventarisir dan melakukan pemantauan Karhutla secara berkelanjutan. Untuk gambaran informasi total luasan lahan terkabar di Riau sudah mencapai 1.686,41 hektare.

“Langkah pemantauan dan pemadaman terus dilakukan. Misalnya di Dumai api sudah ada yang dipadamkan. Tim kini melakukan pendinginan. Tapi bisa saja api akan muncul kembali jika cuaca panas. Untuk itu langkah pengawasan terus dilakukan,” paparnya, di Pekanbaru, Senin (11/3/2019).

Untuk mengetahui kawasan rawan Karhutla, pihaknya juga melakukan pemetaan. Di mana ascaman Karhutla saat ini masih terjadi di Riau terutama di daerah Pesisir Timur seperti Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis, dan Kepulauan Meranti, Pelalawan, Kampar, Indragiri Hilir serta Indragiri Hulu.

Salah satu yang mendapat perhatian adalah penanganan karhutla di Kabupaten Bengkalis yang tergolong besar bebedapa waktu belakangan ini. Diharapkan dengan koordinasi dan langkah cepat yang dilakukan satgas bersama stakeholder terkait dapat menangani ancaman karhutla di Riau. (MCR/mz)