Media Online serantauriau.news mengucapkan tahniah dan sukses atas pelantikan Gubernur Riau Drs H Syamsuar MSi dan Wakil Gubernur Brigjen TNI  (Purn.) H Edy Natar Nasution oleh Presiden Ir H Joko Widodo di Istana Negara, 20 Februari 2019. Semoga Bumi Melayu Riau Menjadi Lebih Baik. ***

 

12 Botol Bir di Serang Diamankan, Pengunjung Kafe Dites Urine

Razia Pekat berlokasi di Cafe King Oloan, Lapo Pardomuan, Betha dan Scorpions di Kampung Nambo Desa Kaserangan Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Provinsi Banten, Rabu (13/3/2019) pukul 23.30 WIB. (Foto: Bidhum)

Razia Pekat berlokasi di Cafe King Oloan, Lapo Pardomuan, Betha dan Scorpions di Kampung Nambo Desa Kaserangan Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Provinsi Banten, Rabu (13/3/2019) pukul 23.30 WIB. (Foto: Bidhum)

Serantau Riau

Kamis, 14 Maret 2019

Serang - serantauriau.news - Menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, petugas  gabungan dari Polres Serang melakukan antisipasi Penyakit Masyarakat (Pekat).

Razia Pekat berlokasi di Cafe King Oloan, Lapo Pardomuan, Betha dan Scorpions di Kampung Nambo Desa Kaserangan Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Provinsi Banten, Rabu (13/3/2019) pukul 23.30 WIB.

Operasi Pekat dipimpin oleh Kabag Ops Polres Serang. Ada 50 personel gabungan yang diturunkan. Di antaranya gabungan Polres 20 personil, Polsek Ciruas 15 personil, Polsek Pontang 5 personil, Polsek Tirtayasa 5 personil, Polsek Cikande 5 personil dan Polsek Kragilan 5 personil.

Kapolres Serang AKBP Indra menyatakan, dari hasil operasi Pekat, tim gabungan melakukan pemeriksaan identitas pemandu lagu di Cafe King Oloan sebanyak 14 orang. 

Lalu pemeriksaan identitas pemandu lagu di Cafe Beta sebanyak 13 orang (4 orang diamankan karena tidak ada identitas diri). Untuk yang berada di Cafe King Oloan dilakukan tes urine terhadap 6 pengunjung, 3 perempuan dan 3 laki-laki, dengan hasil 6 orang tersebut negatif menggunakan Narkoba atau obat-obatan terlarang. 

Barang bukti yang diamankan berupa 12 botol Miras jenis bir merek Anker dari Cafe Betha, disita dari pemilik Adi Supriadi. Kemudian 6 orang diamankan untuk diberikan pembinaan, bagi yang tidak mempunyai identitas atau KTP. Yakni 5 wanita waiters dan satu laki-laki pemain orgen.

Dalam hal ini, Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan melalui Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi membenarkan bahwa telah terlaksananya operasi Pekat, yang digelar oleh Tim Gabungan Polres Serang.

"Operasi dilaksanakan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat. Kami amankan berdasarkan adanya aduan akan keresahan masyarakat, yang dapat menimbulkan tindakan kejahatan dari pengaruh minuman keras serta tindak kejahatan lain," terang Kabid Humas Polda Banten. (FB)