Media Online serantauriau.news mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Ramadan 1440 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita mendapat rahmat dan ampunan serta amal ibadah kita dilipatgandakan dan diterima Allah SWT. Aamiin Yra.***

Hendak Transaksi Sabu, Warga Rumbio Jaya Kena Ciduk

Akhirnya, tersangka SW bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Foto: Hms Polres Kampar)

Akhirnya, tersangka SW bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. (Foto: Hms Polres Kampar)

Khairunnisa

Jumat, 15 Maret 2019

Sendayan - serantauriau.news - Pelaku Narkoba kembali diringkus aparat keamanan. SW alias W (34), warga Desa Teratak Kecamatan Rumbio Jaya Kabupaten Kampar pasrah ketika ditangkap.

SW tak dapat mengelak lagi, saat Unit Reskrim Polsek Kampar mendapati sepaket sedang dan sepaket kecil narkotika jenis sabu-sabu terbungkus plastik bening bersamanya. Lelaki ini diringkus ketika berada di wilayah Desa Sendayan Kecamatan Kampar Utara, Kamis siang (14/3/2019).

Bersama pelaku turut diamankan sejumlah barang bukti lainnya. Antara lain 1 set alat hisap sabu (bong), 1 unit Hp Strawberry dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio.

Pengungkapan kasus ini berawal pada Kamis (14/3/2019) sekitar pukul 13.30 WIB. Saat itu, Unit Reskrim Polsek Kampar mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan terjadi transaksi jual-beli narkotika jenis sabu, di wilayah Desa Sendayan.

Menindaklanjuti informasi, Kanit Reskrim beserta 2 anggota Opsnal Polsek Kampar mendatangi lokasi, untuk melakukan penyelidikan.

Pukul 14.00 WIB, Tim Opsnal Polsek Kampar berhasil menemukan tersangka dan mengamankannya. Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan terhadap pelaku dan ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu, di kantong tersangka SW. 

Akhirnya, tersangka SW bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Kampar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Kampar AKP Hendrizal Gani SH, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini. (NSA)