serantauriau.news mengucapkan Tahniah Hari Jadi Ke-237 Pekanbaru yang berkembang pesat dari Dusun Payung Sekaki menjadi Senapelan sebagai cikal bakal Kota Pekanbaru, Ibukota Provinsi Riau, 23 Juni 2021.***

 

7,6 M Untuk Pendidikan MDA di Kuasing

Penyelenggaraan pendidikan MDA di Kuansing mengalami kemajuan. Antara lain dapat dilihat, pada wisuda santri atau murid-murid MDA XII, sejumlah 4.862 anak yang menamatkan pendidikannya pada 258 MDA di seluruh Kuansing. (Foto: Hms Pemkab Kuansing)

Penyelenggaraan pendidikan MDA di Kuansing mengalami kemajuan. Antara lain dapat dilihat, pada wisuda santri atau murid-murid MDA XII, sejumlah 4.862 anak yang menamatkan pendidikannya pada 258 MDA di seluruh Kuansing. (Foto: Hms Pemkab Kuansing)

Serantau Riau

Sabtu, 20 April 2019

Telukkuantan - serantauriau.news - Pemkab Kuansing berazam untuk memberantas buta aksara Alquran.

Cita-cita mulia ini disampaikan langsung oleh Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi, Sabtu (20/4/2019). Ketika itu, bupati menghadiri wisuda murid-murid Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) XII seluruh Kuansing. 

"Karenanya, untuk pendidikan MDA anak-anak kita, Pemkab Kuansing mengalokasikan dana besar, Rp7.605.000.000 pada tahun 2019," terang bupati.

Dilanjutkan bupati, pada MDA inilah masanya anak-anak Kuansing diberikan pendidikan Alquran. Dengan harapan ke depan, tidak akan ada anak Kuansing yang tidak bisa baca Alquran. 

Dari dana yang dialokasikan tersebut, sebagiannya untuk honor 2.535 guru MDA. Dengan besaran Rp250 ribu per bulan.

"Harapan kita bersama, pendidikan MDA akan mencetak generasi muda berkualitas, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, yang bisa baca Alquran dan menunaikan salat dengan baik," ucapnya.

Diakui bupati, penyelenggaraan pendidikan MDA di Kuansing mengalami kemajuan. Antara lain dapat dilihat, pada wisuda santri atau murid-murid MDA XII, sejumlah 4.862 anak yang menamatkan pendidikannya. Dari 258 MDA di seluruh Kuansing. (FB)