Media Online serantauriau.news mengucapkan selamat melaksanakan rukun Islam kelima kepada Jamaah Calon Haji (JCH) Indonesia musim haji1440 Hijriah. Selamat memenuhi panggilan Allah SWT dan Ibrahim AS, senoga dilancarkan semua rangkaian ibadah, tetap sehat dan mendapatkan haji mabrur dan mabrurah. Aamiin Yra.***

Empat Hari Inacraft, Produk Unggulan Kabupaten Bengkalis Hampir Habis Terjual

Pada Pameran Kerajinan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke-21 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, produk unggulan Kabupaten Bengkalis untuk diperjualbelikan hampir habis. (Foto: Diskominfotik)

Pada Pameran Kerajinan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke-21 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, produk unggulan Kabupaten Bengkalis untuk diperjualbelikan hampir habis. (Foto: Diskominfotik)

Serantau Riau

Sabtu, 27 April 2019

Bengkalisserantauriau.news - Empat hari berlangsung Pameran kerajinan International Handicraft Trade Fair (Inacraft) ke-21 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta produk unggulan Kabupaten Bengkalis yang dibawa untuk diperjual belikan di inacraft 2019 hampir habis.

Berlangsung lima hari mulai dari 24 hingga 28 April 2019 mendatang stand Kabupaten Bengkalis ramai dikunjungi.

Pada pameran ini Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) tidak hanya membawa produk kesenian saja, namun produk makanan juga diangkut untuk diperjualbelikan pada pameran terbesar di Asia Tenggara ini.

Contohnya saja lempuk durian, makanan berwarna coklat dan bertekstur kenyal yang selalu menjadi buah tangan wajib saat berkunjung ke Bengkalis ini telah habis pada tiga hari pameran berlangsung.

Kemudian berbagai macam produk kesenian lebih dari setengahnya juga telah terjual.

“Kami membawa stok produk sama dengan pameran-pameran yang lainnya. Alhamdulillah ini cepat habis,” ucap Sekretaris Dekranasda Alfakhrurazy Sabtu (27/4/2019).

Dikatakan Sekretaris Dekranasda Alfakhrurazi bahwa beragam-macam produk kesenian dibawa Dekranasda pada Inacraft ini, namun tidak menyangka stoknya akan habis sebelum pameran selesai.

“Kita bawa banyak produk, kita pun tidak menyangka akan habis secepat ini. Bersyukur, berarti ini di luar target dan membuktikan produk Kabupaten Bengkalis mampu bersaing di tengah-tengah 1.700 peserta pameran lainnya,” ucapnya.

Ketertarikan pengunjung Inacraft dengan produk lempuk durian terbukti dari beberapa pengunjung yang kembali datang setelah membeli lempuk durian sebelumnya.

“Masih ada lagi lempuknya mas? Yang tadi saya beli sudah habis,” ucap salah satu pengunjung asal Cianjur bernama Maryati ini.

Maryati juga mengungkapkan jika lempuk durian khas Bengkalis enak dan membuatnya ketagihan sehingga harus datang untuk kedua kalinya di stand Kabupaten Bengkalis.

Begitu juga dengan tanjak, hiasan kepala identik yang identik dengan corak songketnya dengan lipatan-lipatan penuh makna ini menggoda pengunjung untuk memilikinya.

Produk makanan yang diperjualbelikan selain lempuk durian di antaranya kerupuk ikan habis terjual, dodol tersisa 7 bungkus, kerupuk udang sisa 2 bungkus dan manisan pepaya sisa 1.

Sedangkan produk keseniannya yakni tanjak tersisa 8, songket sisa 11, hiasan miniatur sisa 5, tikar anyam sisa 1, mainan kunci sisa 15, lampu hias sisa 3, dompet sisa 5, tas sisa 3 dan kotak tisu sisa 3 kota.

Dalam sehari saja, stand Kabupaten Bengkalis mendapatkan keuntungan rata-rata Rp2.000.000 sampai Rp2.500.000. Dan selama 4 hari berlangsungnya pameran 300-an produk telah terjual.

Booth stand Kabupaten Bengkalis terletak di Assembly Hall dengan nomor 70, 71 bersebelahan dengan stand Disperindag Provinsi Banten. (DISKOMINFOTIK)