Salam Tahniah, Selamat Merayakan Hari Jadi Ke-20 Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebagai daerah pemekaran baru, punya semangat dan harapan baru untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat tempatan menjadi negeri yang cemerlang dan terbilang. Insyaallah.***

Riau Berkontribusi 4,79 Persen pada Perekonomian Nasional

Insan pers dan perwakilan dari instansi pemerintahan memperhatikan pemaparan berita resmi statistik oleh Kepala BPS Riau, yang disajikan di layar slide. (Foto: Fitri Burhan)

Insan pers dan perwakilan dari instansi pemerintahan memperhatikan pemaparan berita resmi statistik oleh Kepala BPS Riau, yang disajikan di layar slide. (Foto: Fitri Burhan)

Serantau Riau

Selasa, 07 Mei 2019

Pekanbaru - serantauriau.news - Perekonomian Provinsi Riau berkontribusi sebesar 4,79 persen terhadap perekonomian nasional. 

Hal itu berdasarkan data perekonomian Riau, yang dihimpun pada triwulan I tahun 2019.

Sebagaimana dipaparkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Riau Ir Aden Gultom MM, Senin (6/5/2019) di kantornya, perekonomian Provinsi Riau tumbuh sebesar 2,88 persen pada triwulan I tahun 2019.

"Perekonomian Riau triwulan I-2019 yang diukur berdasarkan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), atas dasar harga berlaku mencapai Rp184,51 triliun dan atas dasar harga 

konstan 2010 mencapai Rp120,37 triliun," terang Aden Gultom, ketika merilis berita resmi statistik, siang itu. 

Dilanjutkan Aden, Provinsi Riau merupakan provinsi dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terbesar ke-6 di Indonesia atau PDRB terbesar kedua di luar Pulau Jawa.  

Lebih detail diterangkannya, ekonomi Riau triwulan I-2019 yang tumbuh 2,88 persen, diukur berdasarkan data year on year (y-on-y), dari tahun ke tahun. Namun angka 2,88 persen dinilai lebih baik dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya, sebesar 2,84 persen.

Sementara itu, dari sisi produksi, pertumbuhan didorong oleh hampir semua lapangan usaha. Kecuali Pertambangan dan Penggalian. Untuk pertumbuhan tertinggi dicapai lapangan usaha kategori "Jasa Lainnya", yang tumbuh 8,39 persen.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Nonprofit yang Melayani Rumah Tangga (PK-LNPRT), yang tumbuh sebesar 14,23 persen. 

"Ekonomi Riau triwulan I-2019 juga mengalami kontraksi sebesar minus 2,86 persen, terhadap triwulan IV-2018. Dari sisi produksi, kontraksi ini terjadi akibat siklus musiman di kategori pertanian dan konstruksi," paparnya. 

Dari sisi pengeluaran, kontraksi terjadi erat kaitannya dengan penurunan ekspor barang dan jasa ke luar negeri. (FB)